BANDUNGPOS.ID (BANDUNG 6-8-2023). Ketua Komisi Informasi Jawa Barat Ijang Faisal mengatakan, penunjukan Bey Machmudi sebagai penjabat gubernur Jawa Barat...
Bandung, BANDUNGPOS.ID - Penjabat (Pj) Gubenur Jawa Barat Bey Triadi Machmudin menegaskan pihaknya akan menjamin daerahnya untuk stabil dan berjalan...
Kota Bandung, BANDUNGPOS.ID: Sejumlah massa yang mengatasnamakan Aliansi Pergerakan Islam Jawa Barat (API Jabar) menggerudug Gedung Kantor Dewan Perwakilan Daerah...
Banjaran,BANDUNGPOS.ID: - Puluhan pedagang yang menolak revitalisasi Pasar Banjaran, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, menggelar unjuk rasa di depan Pengadilan Negeri...
Jakarta, BANDUNGPOS.ID - Federasi Bola Basket Internasional (FIBA) memuji penyelenggaraan Piala Dunia FIBA 2023 yang diselenggarakan di Indonesia karena berjalan...
Oleh Ridhazia Itulah dunia maya. Dunia media sosial. Bebas sebebas-bebasnya. Dunia baru ini hadir tanpa kelas. Siapa saja, kapan saja dan dimana saja boleh menumpangkan pikiran dan perasaan. Bahkan gambar atau foto diri yang tak penting dipublikasi pun. Pendek kata, menulis di media sosial itu senyaman- nyamannya pikiran dan perasaan untuk bisa dibagi ke ruang publik. Bisa lebih ekspresif memenuhi kebutuhan fantasi dan informasi.Terbuka dan terluas peredarannya. Juga terbuka tanpa sekat-sekat aturan. Terluas karena bisa dibaca siapa saja tanpa sekat tempat dan kebangsaan. Lebih merdeka lagi, menulis di media...