Kolom Mahasiswa

Jangan Anggap Remeh RABIES

146views

Oleh Faruq Aditya Kusuma Wardana

Beberapa waktu lalu, Seorang balita perempuan di Buleleng, Bali, meninggal diduga terinfeksi rabies setelah digigit anjing. Peristiwa ini menambah panjang daftar kasus korban meninggal dunia akibat rabies.

Kepala Dinas Kesehatan (Kadiskes) Buleleng Sucipto membenarkan informasi tersebut. Ia mengatakan kondisi balita tersebut memburuk pada pukul 20.00 Wita, Sabtu, hingga dinyatakan meninggal 20 menit setelahnya akibat gagal napas, dan dehidrasi berat dengan penyebab dasar encephalitis rabies.

Awalnya kejadian ini, balita tersebut tergigit oleh seekor anjing peliharaannya yang terjangkit rabies, dari gigitan tersebut menyebabkan luka kecil yang kemudian dibersihkan hanya dengan air dan tidak mendapatkan penanganan medis lebih lanjut, hingga akhirnya kondisi balita tersebut kian memburuk dan meninggal dunia di rumah sakit. Lantas, apa itu rabies? Dan, apakah virus ini berbahaya?

Rabies merupakan suatu virus mematikan yang menyebar ke manusia dari air liur hewan yang terinfeksi. Rabies biasanya menyebar melalui gigitan hewan. Binatang yang paling mungkin menyebarkan rabies antara lain anjing, kelelawar, anjing hutan, rubah, sigung, dan rakun.

Virus rabies dapat menyerang sistem saraf pusat dan dapat menyebabkan penyakit yang sangat berbahaya pada manusia, bahkan bisa mengakibatkan kematian.

Apabila terkena gigitan atau cakaran dari hewan yang terjangkit rabies, maka cucilah luka gigitan atau cakaran menggunakan air dan sabun selama 10–15 menit. Setelah itu, oleskan alkohol 70% atau cairan antiseptik yang mengandung povidone iodine ke luka tersebut. Segera ke rumah sakit untuk mendapatkan pertolongan lebih lanjut.

Terlambatnya penanganan akibat anggapan remeh terhadap bahaya rabies menjadi penyebab utama dari berbagai kasus kematian akibat rabies ini.

Dari berbagai kasus rabies yang meningkat akhir-akhir ini, pemerintah juga sudah menetapkan status Kejadian Luar Biasa (KLB) untuk dua wilayah di Tanah Air akibat penularan rabies. Dua wilayah tersebut adalah Kabupaten Sikka, NTT dan Kabupaten Timor Tengah Selatan, NTT.

Waspadai rabies, lakukan vaksinasi rabies terhadap hewan peliharaan kita, dan apabila terkena gigitan atau cakaran hewan yang terjangkit rabies segera lakukan pertolongan pertama dan segera menuju rumah sakit untuk mendapatkan pengobatan lebih lanjut, karena rabies merupakan virus yang mematikan.

*Faruq Aditya Kusuma Wardana, mahasiswa Prodi Jurnalistik Fidkom UIN Sunan Gunung Djati, bermukim di Kota Bandung, Jawa Barat.

Leave a Response