Olahraga

Tahun 2042, PSSI Miliki Impian Main di Piala Dunia

220views

Bandung, BANDUNGPOS.ID : “PSSI itu memiliki impian di tahun 2042, impian untuk main di Piala Dunia, maka persiapannya mulai dari sekarang. Mulai dari usia 9 tahun kita tata dengan diisi pelatihan sepakbola. Ya mulai dari grassroot karena disitulah memang tabungan untuk pemain nasional kita,” ujar Eko Setyawan, Komite Eksekutif Bidang Kompetisi PSSI Pusat yang ditemui disela jeda acara Kongres Asprov PSSI Jabar di Gedung Asprov PSSI Jabar jalan Lodaya Kota Bandung, Sabtu (29/7/2023).

Menurut Eko, kalau grassroot kita lupakan, janganlah berbicara sepakbola mau maju. Kalau grassroot ini kita abaikan tidak usah kita bicara timnas. Semua prestasi awalnya tumbuh dari grassroot.

Eko mengatakan, yang sudah ada di tata dengan bagus, di perbaiki mental dan pola mereka latihan. Sedangkan yang masih grassroot di tata mulai dari gizi sampai peraturan sepakbolanya yang baik.

“Makanya kita anjurkan ke ketua Asprov PSSI Jabar bahwa kalau bisa Askot dan Askab itu memiliki kompetisi sendiri, bukan festival, tapi liga. Tujuannya apa, agar Liga berjenjang. Hal ini untuk memompa latihan mereka dengan cukup waktu untuk mereka bertanding,” ungkap Eko.

Lebih lanjut Eko mengatakan, kalau Piala Suratin rata-rata dibuat dengan durasi waktu yang pendek. Sementara Liga disiapkan untuk mereka-mereka yang nanti akan bermain di Suratin.

“Misalnya bikin Liga Usia 12, nanti pada saat ditahun berikutnya mereka sudah bermain di Liga yang panjang kemudian bermain di Suratin Usia 13. Nah di level ini tentunya mereka sudah tidak lagi belajar menendang bola tapi sudah paham skema bermain bola yang baik dan benar dengan metode bola saat ini,” papar Eko.

Masalah pelatih, menurut Eko. grassroot tanpa pelatih bagus sama saja bohong. Makanya di bidang teknik PSSI, terutama untuk pelatihan pelatih tentunya harus ditingkatkan lagi.

“Kini pelatih minimal harus berlisensi C. Liga 3 tadinya C sekarang sudah tidak boleh, sekarang harus berlisensi B, artinya kualitas terus ditingkatkan supaya harapan untuk masuk Piala Dunia terbuka, ” kata Eko.

Akan halnya untuk babak kualifikasi (BK) PON 2024 Eko mengatakan, sebentar lagi akan diumumkan. Tapi untuk regional Jawa sekitar sekitar Oktober 2023, dan ini akan bersamaan dengan Liga 3 Regional, tapi yang pasti sebelum pemilu BK Sepakbola PON 2024 sudah dilaksanakan.

Sementara itu ditempat yang sama, Ketua Asprov PSSI Jabar Tommy Apriantono mengatakan, agenda Kongres PSSI Jabar antara lain, pertama mensahkan anggota baru. Kedua, mensosialisasikan program PSSI pusat.

“Asprov PSSI Jabar selalu mengadakan kongres tahunan setelah PSSI Pusat. Jjadi semua program PSSI kita adop untuk selanjutkan kita turunkan ke askot dan askab,” ujar Tommy.

Adapun anggota baru untuk tahun ini Tommy mengatakan ada 10 anggota baru dan 1 pindah kepemilikan. (dgp)

 

 

 

Leave a Response