Olahraga

Erik Resmi Pimpin Kormi Kota Bandung Periode 2024-2028

81views

Bandung, BANDUNGPOS.ID – ”Dinamis itu baik. Untuk perubahan perlu dinamika, jangan statis.  Kalau ada permasalahan upayakan dicari solusi terbaik. Dengan demikian hasilnya pasti maksimal. Begitu juga Musorkot Komite Olahraga Masyarakat Indonesia (Kormi) pada akhirnya bermuara pada raihan prestasi setinggi-tingginya. Misalnya di event Pekan Olahraga Kota (Porkot)  dan Pekan Olahraga Nasional (Pornas),” ujar Kadispora Kota Bandung Eddy Marwoto usai membuka Musyawarah Olahraga Kota (Musorkot) Kormi di Hotel El Cavana Jalan Pasirkaliki, Kota Bandung, Rabu (17/1/2024).

Prinsipnya – tutur Eddy, bagaimana memasifkan dan memasalkan budaya olahraga masyarakat kota Bandung ke arah yang lebih baik. Dan sosok ideal pemimpin Kormi adalah memiliki jiwa leadership, mampu merangkul semua tokoh olaharaga di Bandung.

“Kritera selanjutnya adalah memiliki komitmen untuk memajukan Kormi. Jangan malah mengantungkan hidup di Kormi. Dan kriteria yang terakhir adalah memiliki integritas,” kata Eddy.

Eddy optimis jika ketiga kriteria itu terpenuhi oleh Ketua Kormi Kota Bandung maka Kormi akan sejajar dengan induk olahraga lainnya. Adapun dukungan pemerintah dilakukan setiap tahun dalam bentuk hibah, meski nilainya memang masih fluktuatif karena masih tergantung kebutuhan.

“Saat ini tingkat partisipasi masyarakat terhadap olahraga masih dikisaran angka 36 persen. Di tubuh Kormi umumnya mancakup olahraga  meriah, masal dan murah. Intinya asal ada keinginan dan niat dari masyarakat pasti jalan,” ungkap Eddy.

Dikesempatan yang sama,  Ketua Kormi Jabar Denda Alamsyah mengatakan, sesuai aturan organisasi, kepengurusan yang baru  harus meneruskan hal-hal yang baik dari kepengurusan sebelumnya. Hal-hal yang harus diperbaiki tentunya harus diperbaiki agar kedepannya organisasi Kormi lebih hebat lagi.

“Saya berharap kedepan Kormi tetap kompak, solid dan tetap berjuang untuk memajukan olahraga masyarakat,” ujar Denda Alamsyah .

Kepada ketua Kormi yang baru, Denda menekankan beberapa hal. Pertama harus mentaati aturan yang ada, aturan dari pemerintah dan aturan dari internal Kormi yang mengacu pada AD/ART. Kedua, memiliki jiwa  leadership dan yang ketiga harus transparan, terbuka serta mampu merangkul semua kalangan.

“Semua induk organisasi olahraga (Inorga) memilih Adinda Erik secara aklamasi. Mudah-mudahan adinda Erik bisa menjalankan amanah organisasi dengan baik,” harap Denda.

Sementara itu Ketua Kormi terpilih masa bakti 2024-2028, Erik .M Zaki Anggara mengucap syukur alhamdulilah telah diberi kepercayaan untuk memimpin Kormi empat tahun depan.

“Sebagai ketua tim formatur, insyaallah dalam dua minggu sampai sebulan kedepan saya akan segera menyusun kepengurusan. Setelah kepengurusan terbentuk, saya akan langsung bekerja, mau dibawa kemana arah kita,” ujar Erik.

Sebagai ketua tim Formatur, Erik akan didampingi oleh sekretaris Akhmad Gartila serta tiga anggota, masing-masing Agus Nurochman, Ali Syaiful Midan dan Esther Myori Dewayani.

Rencananya usai terpilih menakhodai Kormi Kota Bandung, Erik akan segera sowan ke para stake holder, diantaranya Kadispora dan  Formi Jabar untuk memohon arahan dan petunjuk. Adapun pengurus ideal yang akan mendampinginya nanti, Erik mengatakan harus sesuai dengan tupoksinya kemudian skillnya.

“Insya Allah  kita akan bersama-sama membangun Kormi kedepan sesuai dengan job desknya atau kapasitasnya. Yang penting efektif dan efisien,” ujar Erik.

Sementara kegiatan terdekat – setelah terpotong bulan ramadhan, adalah fokus  ke Pekan Olahraga Kota Bandung  (Porkot) pada Juli-Agustus tahun ini. Dan ini – menurut Erik, adalah PR berat.

“Dibilang waktunya mepet, tapi lumayan juga ada waktu. Tadi dijelaskan ketua Kormi Jabar bahwa hasil perolehan Fornas kemarin di Kabupaten Bandung ternyata perolehan medali atau penggiat terbanyak yang mendapat penghargaan adalah dari kota Bandung,” ujar Erik.

Dengan melihat statisktik itu – lanjut Erik, harusnya Kota Bandung menjadi juara umum di Porkot mendatang. Dan ini menjadi salah stu target Kormi di era kepengurusannya.

Tentang sejauh mana perhatian pemerintah terhadap olahraga masyarakat ini Erik mengatakan perlu diskusi dan audiensi intens dengan stake holder, eksekuitif, legislatif ataupun Dispora. (den)  

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Leave a Response