Nasional

Kereta Cepat Terjadi Kecelakan, Dilaporkan 2 Orang Tewas dan 5 Lainya Luka-luka

264views

BANDUNG, BANDUNGPOS.ID – Proyek Kereta Cepat memakan korban. Dilaporkan dua orang meninggal dunia dan lima lainnya luka-luka akibat kecelakaan kereta kerja pada proyek kereta cepat Jakarta-Bandung, Minggu (18/12/2022).

Kereta kerja keluar jalur dan terguling di kawasan Kampung Cempaka, Desa Cempaka Mekar, Kecamatan Padalarang, Kabupaten Bandubg Barat, Jawa Barat.

Keterangan yang berhasil dihimpun dari sejumlah sumber, diduga kereta tersebut melaju dengan kecepatan tinggi dan gagal melakukan pengereman. Kereta kerja pada proyek kereta cepat Jakarta Bandung keluar jalur dan terguling di kawasan Kampung Cempaka, Desa Cempaka Mekar, Kecamatan Padalarang

Akibat kecelakaan itu dua orang meninggal dunia dan lima orang lainnya mengalami luka-luka. Direskrimum Polda Jabar yang tiba di lokasi mengatakan akan menyelidiki peritiwa tersebut.

Mengutip dari laman Pojok1, berdasarkan informasi di lokasi kejadian, kereta Kerja kontruksi PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) didorong sebuah lokomotif melaju kencang dari arah Padalarang menuju Jakarta.

Namun saat akan melintasi tempat kejadian perkara, kereta tersebut gagal melakukan pengereman hingga akhirnya keluar jalur saat melintasi rel yang belum selesai dibangun.

Sementara atas okecelakaan itu, Polisi masih melakukan investigasi atas insiden kecelakaan di area proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung (KCJB) tepatnya di Kampung Cempaka.

Pihak kepolisian segera memeriksa sejumlah orang terkait kecelakaan lokomotif kereta cepat berwarna hijau dengan kereta teknis berwarna kuning.

Dir Reskrimum Polda Jawa Barat Kombes K Yani Sudarto mengatakan, proses penyelidikan terhambat kondisi cahaya. Menurutnya, lokasi kejadian saat ini dalam keadaan gelap gulita.

“Untuk kronologisnya, kita masih lidik semua. Dugaan penyebab kecelakaan belum tahu juga soalnya masih lidik, karena di sini sekarang gelap,” ungkap Yani saat ditemui di lokasi kejadian, Minggu, seperti dikutip Kompas.

Di lokasi, masih tergeletak kereta lokomotif DF4B berwarna hijau dan kereta teknis berwarna kuning. Garis polisi juga terbentang di area TKP.

Saat ini polisi masih belum bisa mengungkap kronologi secara utuh.

“Yang diperiksa ada, karena dalam lidik itu pasti ada yang dimintai keterangan. Kita juga terjunkan tim. Kemudian kita mendatangkan tim dari Puslabfor Mabes Polri juga,” paparnya.

Selain memeriksa keterangan para saksi, polisi juga tengah melakukan identifikasi mengenai jumlah korban meninggal dunia dan korban luka akibat kecelakaan kereta tersebut.

“Korban jiwa ada, korban luka juga ada. Saat ini jumlahnya masih diidentifikasi di rumah sakit,” sebut Yani.(drd/bp)

Leave a Response