Olahraga

Filipina Kontra Indonesia, Ini Kata Kedua Pelatih

312views

Jakarta, BANDUNGPOS.ID –– Filipina akan berhadapan Indonesia di laga pamungkas Grup A Piala AFF 2022 di Stadion Rizal Memorial, Manila, Senin (2/1) malam atau pukul 19.30 WIB.

Timnas Indonesia harus menang dalam pertandingan ini bila ingin lolos ke babak berikutnya. Karena itu
pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong fokus untuk mengalahkan Filipina di laga itu.

Shin Tae-yong mengatakan, dirinya tidak memilih-milih lawan di Piala AFF 2022. Sebab menurutnya kekuatan tim di Asia Tenggara saat ini cukup merata.

“Kami datang ke Filipina untuk laga terakhir di grup kami. Lapangan di sini rumputnya berbeda sekali. Untuk itu pemain kami harus fokus dan lebih hati-hati masalah cedera. Ini harus ditegaskan ke pemain supaya bisa mendapatkan hasil yang baik,” kata Shin Tae-yong, dilansir dari situs resmi PSSI.

“Saya sama sekali tidak peduli mau bertemu Vietnam, Singapura atau Malaysia dari Grup B. Yang pasti, kami akan bertemu siapa pun nanti, tim yang kuat di semifinal. Jadi fokus lawan Filipina terlebih dahulu. Karena menurut saya, semua pertandingan di Piala AFF ini seperti final. Kami tidak mau menghindari tim yang akan jadi lawan Indonesia,” tambahnya.

Meski tanpa Jordi Amat yang terkena akumulasi dua kartu kuning, Shin Tae-yong optimistis mendapatkan hasil maksimal yakni yaitu kemenangan.

Namun, kata Shin Tae-yong, kemenangan hanya bisa diperoleh jika para pemainnya selalu fokus dan konsentrasi penuh sepanjang pertandingan serta tidak lagi membuang-buang peluang di depan gawang.

“Jadi pemain termotivasi saat mendapatkan peluang harus bisa mencetak gol,” ujar pelatih asal Korea Selatan itu.

Di klasemen Grup A, Indonesia untuk sementara berada di posisi kedua dengan poin 7. Jumlah poin itu sama dengan yang dimiliki Thailand.

Namun, Tim Gajah Perang untuk sementara ini berhak memuncaki klasemen Grup A karena unggul selisih gol dari Indonesia. Thailand punya selisih gol +9, sedangkan Indonesia +8.

Thailand akan menjalani laga hidup dan mati melawan Kamboja. Pasukan Angkor yang menempati posisi ketiga dengan 6 poin masih punya kans lolos seandainya bisa mengalahkan Thailand.

Jika Kamboja menang atas Thailand, lalu Indonesia bisa mengalahkan Filipina, maka Tim Merah-Putih akan keluar sebagai juara Grup A. Tapi jika Thailand dan Indonesia yang menang, penentuan juara grup akan dilihat dari jumlah gol yang didapatkan kedua tim saat menghadapi Kamboja dan Filipina.

Timnas Indonesia. Foto: PSSI

Indonesia akan kesulitan di lapangan sintetis

Pelatih timnas Filipina Josep Ferre meyakini Timnas Indonesia akan kesulitan bermain di lapangan sintetis saat duel Piala AFF 2022 nanti.

Ferre tidak memungkiri Timnas Indonesia jauh lebih kuat daripada Filipina. Absennya Jordi Amat juga diyakini pelatih asal Spanyol itu tidak akan mengurangi kekuatan skuad Garuda.

Ferre justru menyoroti kesulitan yang akan dihadapi Timnas Indonesia saat melawan Filipina di Stadion Rizal Memorial yang menggunakan rumput sintetis.

“Jordi [Amat] itu pemain berpengalaman dan bisa diandalkan, tetapi dia bisa digantikan siapa saja dengan level serupa,” ujar Ferre dikutip dari Antara.

“Akan tetapi, untuk lapangan, rumput sintetis ini akan sangat [menyulitkan] untuk Indonesia karena pantulan dan kecepatan bola menjadi tidak sama. Kami akan mengambil keuntungan dari situ,” ucap Ferre.

Filipina sudah dipastikan tersingkir dari Piala AFF 2022, namun Ferre ingin The Azkals meraih hasil bagus di laga terakhir dengan mengalahkan Indonesia pada laga malam ini.

“Melawan Indonesia menjadi momen bagus bagi kami untuk membuktikan diri. Saya percaya kepada pemain saya dan motivasi mereka. Kami mesti menunjukkan penampilan maksimal kepada semua orang. Kami akan berjuang keras sampai akhir demi hasil yang bagus di sini,” ujar Ferre, dilansir Bandungpos.id dari CNNIndonesia.

Di klasemen Grup A, Indonesia untuk sementara berada di posisi kedua dengan poin 7. Jumlah poin itu sama dengan yang dimiliki Thailand.

Namun, Tim Gajah Perang untuk sementara ini berhak memuncaki klasemen Grup A karena unggul selisih gol dari Indonesia. Thailand punya selisih gol +9, sedangkan Indonesia +8.

Thailand akan menjalani laga hidup dan mati melawan Kamboja. Pasukan Angkor yang menempati posisi ketiga dengan 6 poin masih punya kans lolos seandainya bisa mengalahkan Thailand.

Jika Kamboja menang atas Thailand, lalu Indonesia bisa mengalahkan Filipina, maka Tim Merah-Putih akan keluar sebagai juara Grup A. Tapi jika Thailand dan Indonesia yang menang, penentuan juara grup akan dilihat dari jumlah gol yang didapatkan kedua tim saat menghadapi Kamboja dan Filipina.(drd/bp)

Leave a Response