KEBAHAGIAAN bisa bersifat sangat personal bagi tiap orang. Cara Anda mendefinisikan kebahagiaan, bisa berbeda dari cara orang lain memahaminya. Kali ini, kita akan coba bahas aspek kebahagiaan yang ada kaitannya dengan kehidupan yang kita miliki saat ini. Walau saat ini hidup kita belum sempurna dan belum sesuai dengan impian, tapi kita bisa tetap punya kesempatan untuk merasakan kebahagiaan. Bahkan kalau Anda termasuk perempuan yang memiliki ciri-ciri ini, maka peluang Anda untuk meraih kebahagiaan bisa lebih besar. Ciri-ciri ini berkaitan dengan cara pandang yang positif tentang kehidupan.
1. Tidak Gampang Iri dengan Pencapaian Orang Lain
Membanding-bandingkan diri dengan orang lain bisa membuat kita makin susah bahagia. Sebab energi dan waktu kita tersita untuk hal-hal yang sebenarnya tidak signifikan. Maka, untuk bisa lebih bahagia, tak perlu iri dengan pencapaian atau hal-hal yang bisa membuat orang lain bahagia. Saat sudah bisa berlapang dada menerima perbedaan pencapaian hidup tiap orang, maka Anda akan mudah bahagia.
2. Memiliki Sesuatu yang Dihargai
Sebagai contoh, setelah sibuk bekerja seharian Anda merasa capek luar biasa. Lalu, Anda menyiapkan cangkir kesayangan lalu menyeduh teh. Menikmati setiap sesapan teh membuat rasa lelah Anda perlahan memudar. Momen sederhana yang dihargai dengan sepenuh hati bisa hadirkan kebahagiaan sendiri. Tak harus memiliki atau melakukan sesuatu yang besar untuk bahagia. Hal sederhana yang masih bisa diapresiasi dan dihargai bisa hadirkan sepercik kebahagiaan sendiri.
3. Menerima Setiap Pengalaman sebagai Proses Bertumbuh
Dalam hidup yang Anda jalani saat ini Anda pasti pernah dihadapkan pada hal-hal yang tak menyenangkan. Ada kegagalan yang membut Anda terpuruk. Ada kesalahan yang membuat Anda merasa menyesal. Namun, ketika Anda sudah lebih terbuka menerima setiap pengalaman yang ada baik suka maupun duka dengan terbuka, Anda akan lebih mudah merasa bahagia.
4. Bisa Menyesuaikan Ekspektasi Diri
Untuk bisa bahagia, tak harus memaksakan diri mendapatkan semua yang diinginkan. Bahkan ada kalanya harus melepas sesuatu dan menyesuaikan ekspektasi diri. Mengutip buku Merawat Luka Batin, untuk mendapatkan kebahagiaan, kadang kita perlu belajar melepaskan sesuatu, yaitu harapan akan kesempurnaan. Ada rumus sederhana kebahagiaan: kebahagiaan = harapan – realitas. Seberapa fleksibel kita menyikapi harapan dan realitas bisa membantu kita untuk lebih mudah bahagia.
5. Menerima Ketidakpastian Hidup dengan Terbuka
Ketidakpastian hidup kadang membuat kita cemas dan gelisah. Seakan menghambat kebahagiaan kita. Itu wajar terjadi, tetapi bukan berarti kita harus merasa terjebak dalam ketidakpastian. “Ketidakpastian menimbulkan kecemasan. Ketidakpastian dan kecemasan berkaitan erat. Semakin kita cemas, semakin sulit kita menenggang ketidakpastian,” tulis Matt Haig dalam bukunya, The Comfort Book saat membahas tentang ketidakpastian. Saat Anda sudah bisa menerima adanya ketidakpastian hidup dengan terbuka, rasa gelisah Anda akan berkurang dan ada ruang yang lebih lapang di dalam hati Anda untuk menyambut kebahagiaan.
Semoga Anda bisa senantiasa menemukan kebahagiaan dalam hidup Anda, ya. Terima kasih sudah melakukan semua upaya terbaik dalam hidup Anda hingga saat ini.**(Fimela/endah wijayanti/jit)





