Garut, BANDUNGPOS.ID : Setidaknya 20 Perusahaan melalui Disnakertrans Garut siap menampung calon tenaga kerja baru dari Kabupaten Garut, evet itu digelar dalam rangka HUT ke-210 Kab Garut, 16 Maret 2023 . Sedangkan Jobs Fair di buka 18-19 Februari 2023 di Pedopo Kota Garut, tidak kurang 2451 lowongan kerja ditebar untuk kaum milenial Garut.
Ke-20 perusahaan itu diantanya , HILSI, PT Alkindonatama, Tbk, PT WOM Finance, Tbk, PT Bank BTPN Syariah Finance, Tbk, Danau Dariza Resort Hotel, PT Kaldu Sari Nabati Indonesia, PT Federal International Finance (FIF) Garut, PT Indomarco Prismatama (Indomaret Bandung), PT Assalam Karya Manunggal, PT Primafood International Retail.
Selain itu ada Daya Lima Recruitment & Klob, PT Pharos Indonesia, PT Bandung Parahyangan Golf, PT Sekai Al Kausar Nurbarokah, Substore Force, LPK Bakti Kencana Jaya, Sehati Group Holding Company, PT Mardel Anugrah International, Substore IDS Hijaukan Negeri dan Al Zubara Manpower Indonesia.
Bagi pencari kerja yang akan memasuki area Jobs Fair-2023 3 di Garut, dipersilakan mengisi formulir terlebih dahulu melalui link bit.ly/Jobfair-HJG210.
Dalam penyelenggaraan Jobs Fair 2023 tersebut, Disnakertrans Garut melibatkan sejumlah perusahaan yang membuka peluang kerja baik dalam maupun luar negeri dari berbagai sektor.
Setiap pengunjung yang berburu lowongan kerja di area Jobs Fair – 2023 Garut wajib mengisi daftar hadir sebagaimana terdapat dalam artikel ini. Panitia juga menyediakan layanan pembuatan AK1 atau kartu kuning.
Angka Pengangguran Garut Turun:
Disnakertrans Garut menggelar Jobs Fair-2023 , di antaranya untuk menurunkan angka pengangguran dan memberikan kesempatan bagi mereka yang menganggur untuk mendapatkan informasi pekerjaan yang layak.
Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Garut, jumlah angkatan kerja di daerah ini pada Agustus 2022 mencapai 1,33 juta orang. Jumlah tersebut naik 130 orang dibanding jumlah angkatan kerja pada Agustus 2021. Tingkat pengangguran terbuka mencapai 7,6 persen pada Agustus 2022, didominasi lulusan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) yang mencapai 17,18 persen.**( rm/bp)





