Bandung Raya

Emma Dety Jadi Duta Pasar Rakyat Kabupaten Bandung, Bupati Resmikan Pasar Sehat Soreang

287views

KABUPATEN BANDUNG, BANDUNGPOS.ID – Pasar Sehat Soreang yang dibangun pada lahan seluas 29.385 meter persegi terdiri atas dua blok dan dua lantai serta ditujukan untuk mengakomodir pedagang eksisting Pasar Soreang serta para PKL sekitar pasar dan terminal dengan jumlah 1.806 kios/ lapak.

Bupati  mengatakan,   peresmian Pasar Sehat Soreang ini merupakan hari bersejarah karena bertepatan dengan satu abad Nahdlatul Ulama (NU).

Ia mengucapkan terima kasih kepada pihak PT Bangunbina Persada yang telah berkolaborasi dengan Pemkab Bandung  membangun dan mewujudkan Pasar Sehat Soreang sebagai pusat kegiatan ekonomi masyarakat.

“Pasar Sehat Soreang ini merupakan pasar rakyat yang sesuai standar nasional Indonesia dan dibuktikan  dengan sertifikat SNI. Pasar Sehat Soreang juga telah mendapatkan penghargaan dalam festival pasar rakyat Jawa Barat 2022 sebagai pasar inspiratif dari Gubernur Jawa Barat dan Kementerian Perdagangan dalam festival pasar rakyat tahun 2022,” katanya.

Menurut dia, sebagian lahan dari Pasar Sehat Soreang ini digunakan oleh Dinas Perhubungan Kabupaten Bandung  sebagai terminal seluas 2.000 meter persegi.

Menurut Bupati juga, Pasar Sehat Soreang mempunyai cakupan pelayanan hingga beberapa kecamatan, di antaranya Kecamatan Soreang, Kutawaringin, Katapang, Cangkuang, Pasirjambu dengan omset kurang lebih sebesar Rp 2,5 miliar.

“Semoga terus mengalami peningkatan,” ujar dia.

Ia menambahkan, pasar sehat ini merupakan simpul ekonomi daerah dan harus menjadi penggerak ekonomi, khususnya di wilayah Soreang dan kecamatan lainnya dalam pemberian pelayanan kebutuhan masyarakat.

“Kondisi Pasar Soreang, sebelumnya merupakan pasar yang becek, kumuh, semrawut, kotor dan kurang nyaman, baik bagi pedagang maupun para pembeli atau pengunjung. Setelah direvitalisasi pengelolaan pasar dilakukan secara profesional. Sarana fisik pasar jadi lebih bersih, aman, nyaman, juga dilengkapi dengan digitalisasi pasar,” tuturnya.

Dadang berharap, diresmikannya Pasar Sehat Soreang ini, PT Bangunbina Persada sebagai mitra pengelola dengan Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kab. Bandung harus mampu memberdayakan para pedagang Pasar Sehat Soreang. “Dalam upaya meningkatkan ekonomi masyarakat. Sebagai mana kita ketahui, kita baru saja recovery dari pandemi Covid-19 dan permasalahan inflasi daerah. Saya sudah melihat, Pasar Sehat Soreang ini sudah kelihatan sehat,” ujarnya.

Bupati Dadang Supriatna pun meminta kepada pihak pengelola Pasar Sehat Soreang yang baru saja dikukuhkan, jika ada premanisme di lingkungan pasar tersebut segera lapor ke Polresta Bandung.
“Hanya dengan kenyamanan, kita bisa melakukan aktivitas jual beli secara aman dan nyaman,” katanya.

Menurutnya, dengan adanya gerak cepat dari jajaran Polresta Bandung akan memengaruhi  keberlangsungan kegiatan di Kabupaten Bandung.

“Terima kasih kepada Pak Kapolresta Bandung dan Pak Dandim sebagai Forkopimda Kabupaten Bandung,” katanya.

Ia menyebutkan, daerah ini sekarang masuk dalam kondisi antisipasi.

Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagin) Kabupaten  Bandung serta dinas lainnya, selalu memperhatikan dan mengingatkan bahwa negara dalam kondisi kurang baik yaitu menghadapi inflasi.

“Tentunya, pasar salah satu pusat pertumbuhan ekonomi, salah satu pusat penyampaian pedagang terutama dalam kebutuhan pangan. Kepala Disdagin harus selalu mengawasi. Peningkatan harga sembako tolong untuk dikendalikan,” katanya.

Bupati Dadang Supriatna pun berharap ada kerjasama dari pedagang pasar maupun Kepala Disdagin untuk selalu melaporkan kondisi di lapangan.

“Karena berpengaruh terhadap indikator salah satunya mengamankan inflasi di Kabupaten Bandung. Saat ini di Kabupaten Bandung yang asalnya 5,5 persen, inflasi kita meningkat menjadi 7,4 persen karena terpengaruh dari peningkatannya tarif PDAM, kenaikannya bisa dikendalikan di 20 persen.”

Tetapi karena ini menyangkut wilayah aglomerasi wilayah Bandung Raya dan Bandung Meteropolitan, sehingga berpengaruh terhadap penilaian inflasi di Kabupaten Bandung.

Sementara itu Asisten Perekonomian dan Kesejahteraan Rakyat Kabupaten Bandung, H. Marlan mengatakan, pembangunan Pasar Sehat Soreang bertujuan meningkatkan kualitas sarana dan prasarana pasar.

“Sehingga pasar lebih tertata, lalu lintas lebih berfungsi dengan harapan dapat meningkatkan pengunjung pasar dan meningkatkan omset pedagang sekaligus meningkatkan kesejahteraan para pedagang yang pada akhirnya dapat meningkatkan perekonomian di sekitar Pasar Sehat Soreang tersebut,” tutur Marlan.

Masih menurut Marlan, Pasar Sehat Soreang juga menjadi ajang aktivitas para pedagang dan tempat berkumpulnya kaum millenial. Dalam kegiatan tersebut berlangsung   pengukuhan Hj. Emma Dety Permanawati sebagai Duta Pasar Rakyat Kabupaten Bandung.(akn/bp)

 

Leave a Response