Bupati Garut dan Istri Sambut Kemengangan Club Santri Sepak Bola Api
Semoga Bapak Bupati lebih mengutamakan dan memperhatikan kesejahteraan kalangan Pesantren, para kiayi, para guru pesantren dan santri-santrinya
Garut, BANDUNGPOS .ID: Setelah menjalani laga utama atau Big Macth Final sepak bola api (SBA) antar Pesantren se- Kabupaten Garut Kemenag Garut Cup-2023 Ramadhan -1444 H, Klub sepakbola api Pesantren Fauzan berhasil merebut juara pertama dengan menaklukan klub sepakbola api Pesantren Darul Huda Kecamatan Pameungpeuk Garut Selatan, Kamis malam.
Dalam permainan berdurasi 2 x 15 menit pertandingan berlangsung seru dan sengit juga menghibur. di babak pertama pertandingan Klub sepakbola api Darul Huda lebih dulu mampu membobol gawang bola api Pesantren Fauzan, namun tidak berlangsung lama langsung dibalas sehingga kedudukan seimbang satu sama.
Tidak lama berselang memasuki babak kedua pertandingan, klub bola api Fauzan tampak lebih mengusai bola dan mendomonasi serangan kejantung pertahanan lawan sehingga gol pun bertubi tubi menembus gawang darul Huda hingga kedudukan berubah menjadi 3-0 hinga peluit panjang ditiup wasit mengakhiri laga yang disaksikan langsung Bupati Garut Rudy Gunawan dan unsur Forkopimda Garut.
Dengan sendirinya Klub Sepakbola api Darul Huda harus puas sebagai Juara ke Dua dan untuk juara ketiga secara bersama diraih Klub Alfalah Biru Tarogong Kidul dan Miftahul Jannah Kecamatan Bungbulang.
Sementara itu untuk juara Favorite panitia penyelenggara menetapkan Klub Spak Bola Api Pesantren Alfarizi Kecamatan Tarogong Kaler berdasarkan dari penampilan pada rangkaian babak penyisihan dengan berbagai keriteria yang ditetapkan lainnya.
Bupati Garut Rudy Gunawan menyampaikan apresiasi dan penghargaan atas terlaksananya model kompetisi sepakbola api yang dinilainya sebagai satu inovasi dan kreatifitas yang di gagas Kantor Kementrian Agama Kabupaten Garut bersama Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI) Korda Garut, Forum Pondok Pesantren serta Forum Komunikasi Kelompok Informasi Masyarakat (FK-KIM) Kabupaten Garut.
“saya sangat mengapresisi kepada Kantor Kemenag Garut Bidang PD Pontren yang telah menyelenggarakan kegiatan yang sangat baik dan positif bagi para santri dan ini dilaksanakan dengan menggandeng teman-teman dari IJTI yang aktif dan kreatif,”kata Rudy Gunawan dalam kesempatan sambutannya.
Ia meminta Sepakbola Api bergabung ke Komite Olah Raga Rekreasi Masyarakat Indonesia (KORMI) dibaweah kepemimpinan Hj. Diah Kurniasari. “Disini ada Ketua KORMI, Ibu Diah Kurniasari, KORMI harus menjadi induk dari olahraga sepakbola api ini. saya juga ingin meyakinkan untuk para juara nanti akan diberikan hadiah melalui KORMI nanti silahkan minta ke KORMI hadiahnya ya,”ungkapnya disambuk tepuk tangan para peserta dan offisial juga para suporter dari kedua klub.
Sementara itu Kepala kantor Kemanag Garut H. Cece Hidayat menyampaikan tujuan serta misi melalui kegiatan ekshibisi Kompetisi Sepakbola api tersebut, sebagai salah satu upaya menggairahkan pondok pesantren.
“Ini juga salah satu upaya kita dalam pemuliaan pesantren, dimana memiliki tradisi yang di Garut sudah lama sempat menghilang, maka pada momentum ini kami mencoba membangkitkan kembali eksistensinya,”ungkap H. Cecec
“saya juga menghaturkan ucapan terimakasih kepada IJTI yang telah membantu merencanakan dan merancang serta melaksanak event model kompetisi sepakbola api ini sehingga terlaksana dengan baik,”imbuhnya.
Cece juga meminta Bupati Garut untuk lebih memperhatikan kesejahteraan pondok pesantren terlebih dengan lahirnya Perda Ponpes di Garut.
“Semoga Bapak Bupati lebih mengutamakan dan memperhatikan kesejahteraan kalangan Pesantren, para kiayi, para guru pesantren dan santri-santrinya,”ujarnya.
Kami juga Kantor Kementerian Agama menyampaikan ucapan terimkasih atas keberpihakan Bapak Bupati Garut selama ini kepada Pesantren dengan berbagai kebijakan pemerintahan yang telah diluncurkan, semoga menjadi amal kebaikan bagi kita bersama,”pungkasnya.*** (rm/bp)





