Agama

LDTQN Ponpes Suralaya Perwakilan Bandung Barat Gelar Manaqiban Rotin Bulanan

403views

 

KBB, BANDUNGPOS ID.
Ratusan jama’ah padati Masjid Darul Muhsinin komplek Bukit Permata Cilame Kab. Bandung Barat, untuk mengikuti Manaqib Syech Abdul Qodir Jaelani yang digelar LDTQN perwakilan Bandung Barat, Minggu (14/05).

Zaenal Mustopa, S.M, Sekretaris LDTQN Kabupaten Bandung Barat yang didampingi Wahyu Hidayat Ketua LDTQN Bandung Barat  menjelaskan, kegiatan Manaqib Syech Abdul Qodir Jaelani ini rutin dijalankan sebulan sekali yang dilaksanakan setiap minggu ke dua ba’da dzùhur.

Ia juga memaparkan, Manaqib merupakan suatu bentuk kegiatan khidmat amaliah dan ilmiah, dan sudah melembaga dan membudaya di tengah sebagian besar masyarakat Islam Indonesia.

Terutama sekali di kalangan ikhwan Thariqah Qadiriyah Naqsabandiyah Pondok Pesantren Suryalaya. Kegiatan khidmat itu merupakan bagian pengamalan dan pengenjawantahan dari Thariqah Qadiriyah Naqsabandiyah.

Manaqib itu sendiri berasal dari bahasa Arab, dari lafad “manqobah” yang berarti : kisah tentang kesolehan dan keutamaan ilmu dan amal seseorang.

Tuan Syaikh Abdul Qodir Jaelani Q.S pernah berkata : “Dimana saja dibacakan manaqib-ku aku hadir padanya”.

Pelaksanaannya secara rutin sesuai dengan jadwal waktu yang telah ditentukan bertempat di majlis-majlis manakiban dan khotaman.

Seperti yang kami laksanakan hari ini, ahad 14 Mei 2023 di Masjid Daarul Muhsiniin, Bukit Permata Rt. 07 Rw. 22 Desa Cilame Ngamprah yang dilaksanakan setiap minggu ke-2 Masehi setiap bulannya dengan Pemangku Manaqib Keluarga Besar Bapak H. Husein Muksin dan untuk pelaksanaannya dibantu oleh Pengurus Pondok Pesantren Suryalaya Perwakilan Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat.

Sementara KH. Atus Ludin Mubarok M.Sy, memaparkan di dalam ceramahnya, dzikir kalimat La Ilaha Illallah (Tiada Tuhan selain Allah) memiliki keutamaan yang diantaranya mampu merobohkan ribuan dosa.

Dzikir juga memiliki kekuatan sebagai stabilisator jiwa yang dapat menciptakan ketenangan hati. Itu karena Allah SWT merupakan sumber ketenangan dan kedamaian (As-Salam).

Dzikir juga merupakan cara agar Allah SWT bersama dengan umat yang mengamalkannya (Ma’iyyatullah). Orang yang mengembalikan dan menyerahkan segala urusannya kepada Allah SWT akan mendapatkan ketenangan, kedamaian, dan ketenteraman di dalam hatinya. (Id)

Leave a Response