AgamaOpini

Anak- anak Rusak Karena Kelalaian Orang Tua

218views

Oleh Hj. Dra. Henny Helmiaty Juhari,.M.M.Pd.

(Tulisan ini Persembahan Hari Anak Nasional-2023)

DARI sekian penyebab kerusakan pada anak dan generasi muda, penyebab utama nya adalah kelalaian orang tua dalam mendidik anak mereka, sehingga ketika anak rusak, nakal atau tidak sesuai harapan.

JANGANLAH orang tua menyalahkan orang lain baik guru di sekolah atau yang dianggap merusak dan mempengaruhi anak nya, akan tetapi segera orang tua introspeksi diri mereka

Ibnu Qayyim Al Jauziyyah.
menjelaskan,“Kebanyakan kerusakan anak disebabkan karena orangtua mereka, mereka menelantarkan nya dan tidak mengajarkan anak ilmu dasar dasar wajib agama dan sunnah sunnah nya. Mereka menyia nyiakan anak anak di masa kecil mereka.”

Kewajiban orang tua terutama bapak agar menjaga anak mereka dari api neraka yaitu dengan mengajarkan nya,

Allah SWT berfirman, “Hai orang orang yang ber iman, pelihara lah diri mu dan keluarga mu dari api neraka.”(QS. At Taahrim:6)

Ar-Razi ra menjelaskan ayat ini mengutip perkataan Muqatil ra,
“ seorang muslim mendidik diri nya dan keluarga nya , memerintah kan mereka kebaikan dan melarang dari keburukan”.
( Mafaatihul Ghoib Tafsir. Ar-Roziy 30/527 ,Dar Ihya’ At-Turats,
1420 H, Asy- Syamilah)

Orang tua terlalu sibuk atau malas mendidik anak mereka, serta tidak meng awasi dengan siapa anak anak bergaul yang bisa mempengaruhi anak anak

Inilah menjadi penyebab rusaknya anak anak dan generasi muda.Padahal anak anak lahir dengan kepolosan dan di atas fitrah.Tidak ada yang lahir kemudian langsung nakal atau rusak akhlak nya

Dua hal yang penting (dari sekian banyak hal yang harus diperhatikan): Orang tua harus mengajarkan dasar dasar ilmu agama, adab islam dan akhlak mulia (Tuhfatul Maulud hal. 387)

Jika tidak ada dasar agama, anak bisa jadi sukses dunia tetapi tidak memperhatikan bakti kepada kedua orang tua dan mempunyai adab yang buruk atau menelantarkan orang tua ketika mereka di usia tua

Sebagaimana perkataan: “Wahai ayah ku, sungguh engkau mendurhakai ku di waktu kecil maka aku pun mendurhakai mu dikala aku besar. Engkau menelantarkan ku di waktu kecil maka aku terlantarkan engkau di kala tua nanti.” (Tuhfatul Maulud hal. 387) . Sedangkan anak yang baik agamanya ia akan berusaha berbakti kepada orang tua mereka.

Orang tua harus memperhatikan baik baik, dengan siapa anak anak bergaul dan lingkungan nya. Sebagian orang tua kaget, anak mereka baik di rumah tetapi menjadi rusak di luar rumah.

Karena orang tua tidak melarang atau mengarahkan anak anak mereka ketika berada di lingkungan yang buruk atau teman teman yang buruk. Anak anak dan manusia secara umum sangat cepat terpengaruh teman dan lingkungan mereka

Nabi SAW bersabda, “Seseorang akan sesuai dengan kebiasaan/sifat sahabat nya.Oleh karena itu, perhatikan lah siapa yang akan menjadi sahabat kalian (HR Abu Dawud no. 4833, dihasankan oleh syaikh Al Albani)

Sangat penting,  memperhatikan lingkungan dan pertemanan anak anak kita.Hendak nya ayah sebagai kepala keluarga benar benar memperhatikan hal ini. Intropeksi diri dan jauhi maksiat karena maksiat yang suami lakukan bisa berpengaruh buruk pada istri dan anak anaknya

Sebagian ulama berkata,“Sungguh, ketika ber maksiat kepada Allah, aku mengetahui dampak buruk nya ada pada perilaku istri ku, keluarga ku dan anak anak ku serta hewan tunggangan ku.” ** Penulis Penggiat Literasi dan Direktur Lembaga Pengajian dan Penelitian Media Anak) 

Leave a Response