Olahraga

Wirausaha Atlet, Terobosan Baru KONI Jabar dan Pertama di Indonesia

149views

Bandung, BANDUNGPOS.ID – Ketua Umum KONI Jawa Barat Budiana menilai kegiatan Seminar dan Workshop Penumbuhan Wirausaha Baru Atlet Jawa Barat sebagai kegiatan yang eyes catching (menarik perhatian) karena untuk pertamakalinya diadakan dan diikuti oleh atlet-atlet.

Selama ini Kemenperin biasa melakukan kegiatan dengan pelaku usaha langsung dengan masyarakat umum. Tapi ini lebih spesifik karena melibatkan atlet dan rencana kedepannya akan dilaksanakan per batch (kelompok) mengingat banyaknya atlet yang ada di Jabar.

Soal target dari kegiatan workshop ini, Budiana mengatakan akan di test dulu pelaksanaan bisnis mereka masing-masing. Dari batch pertama yang berjumlah 100 atlet itu nanti akan diambil beberapa orang dan akan disponsori.

“Kebetulan ada perwakilan dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) yang akan mengupas bagaimana manajemen keuangan personal yang baik, sementara dari Kemenperin akan membuka wawasan tentang dunia industri kecil dan menengah di Indonesia itu seperti apa,” ujar Budiana, Kamis (14/12/2023) di Hotel Grand Preanger Jalan Asia Afrika Kota Bandung.

Untuk kepentingan KONI menyangkut PON tahun depan menurut Budiana akan mempergunakan produk-produk industri kecil dan menengah yang ada di Jabar. Dan ini sudah merupakan komitmen KONI Jabar.

Disinggung ihwal atlet yang bekerja sebagai ASN, Budiana mengatakan, dalam jangka waktu kedepan KONI Jabar akan melihat peluang-peluang itu atas dasar dari kemampuan akademik dari atlet itu sendiri.karena hal ini harus dibarengi dengan knowledge (pengetahuan).

“Kami mohon doa restunya dari masyarakat Jabar agar kami diberikan kekuatan untuk bisa melakukan aktifitas seperti workhop ini supaya dari seribuan atlet Jabar yang ingin menjadi wirausaha baru bisa terfasilitasi,” ujar Budiana.

Sementara itu perwakilan dari Kementrian Perindustrian Republik Indonesia Bhakti Widyasari Ikaningtyas, ST, M.SE. mengatakan selama beberapa hari akan dilakukan bimbingan teknis dan juga untuk materi kewirausahaan, motivasi, keuangan sampai pemasaran akan dibantu.

“Sebenarnya kami ada tiga direktorat jadi semua produk bisa masuk disitu. Tapi karena saya tim kerja sandang jadi fokus ke pakaian olahraga atau jenis pakaian lainnya. Dan untuk atlet, kerjasama yang dilakukan kementrian perindustrian RI dengan KONI Jabar adalah untuk yang pertamakalinya dilakukan di Indonesia,” tutur Bhakti.

Ditempat yang sama, Wakil Ketua V KONI Jabar, Aan Johana mengungkapkan kegiatan seminar dan workshop tersebut untuk menumbuhkan jiwa kewirausahaan para atlet berprestasi. Menurutnya, kegiatan tersebut disambut baik dan didukung oleh Kementrian Perindustrian Republik Indonesia.

“Bidang V itu ada dua bidang. Pertama kerjasama antarlembaga dan mobilisasi sumber daya. Untuk kegiatan seminar kewirausahaan nanti itu oleh Bidang Mobilisasi Sumber Daya. Kami mendapatkan dukungan dari berbagai pihak terutama kementrian perindustrian, OJK dan pihak lainnya,” kata Aan

Aan menuturkan, kegiatan seminar dan workshop kewirausahaan ini sebagai salah satu bentuk apresiasi KONI Jabar terhadap para atlet yang sudah meraih prestasi untuk Jabar terutama pada pelaksanaan PON XX/2021 lalu di Papua.

“Mereka yang belum memiliki kerjaan tetap kita akan berikan semacam bekal untuk menumbuhkan minat kewirausahaan untuk masa depannya. Karena banyak juga para atlet yang beruntung menjadi ASN di Dispora, Kementrian ada juga yang di TNI, Polri. Sekarang kita akan membuka peluang bagi calon-calon wirausaha dari atlet ini,” tutur Aan.

Sementara itu Teguh Dinurahayu, Analis Senior Edukasi dan perlindungan Konsumen Kantor OJK Regional 2 Jawa Barat menyambut baik inisiasi dari KONI Jabar.

Menurutnya ini adalah kegiatan pertama yang menyasar kepada atlet. Dan ini menjadi tonggak sejarah.

“Atlet itu sebetulnya sudah punya modal determinasi, mental dan konsistensi untuk mengejar prestasi. Nah ini kalau diaplikaskan di kewirausahaan atau kegiatan bisnis lainnya saya kira modalnya tinggal dilengkapi dengan knowledge dan keterampilan dalam pengeloaan bisnisnya,” ujar Teguh.

“OJK Regional 2 Jawa Barat siap suport KONI Jabar dan saya berharap kedepannya tidak hanya sekadar sosialisasi tapi lebih banyak workshop dan pembinaan secara intens sambil melakukan kerjasama dengan Perbankan untuk diminta eksekusi dalam bentuk nyata,” tutur Teguh. (den)

Leave a Response