Olahraga

Erik Berharap Kormi Bisa Lebih Dikenal Masyarakat Luas

142views

Bandung, BANDUNGPOS.ID – Menyikapi banyaknya dukungan untuk menduduki jabatan sebagai orang nomor satu di tubuh Komite Olahraga Masyarakat Indonesia (Kormi) Kota Bandung, Erik M Zaki Anggara. SE. AIFO mengatakan, sejauh ini Kormi Kota Bandung sebagai wadah olahraga yang diamanati Undang-Undang, sangat solid.

”Seandainya saya banyak mendapat dukungan, tentu amanah ini harus dijaga. Tadi kegelisahan-kegelisahan yang sudah tiga kloter yang berjumlah 37 Inorga yang sudah punya suara dari total 53 Inorga, semuanya kita terima. Ternyata keresaha itu satu frekwensi yang sama,” ujar Erik, Kamis (14/12/2023) di Cafe DIDAGO Jalan Ir. Djuanda Kota Bandung.

Erik mengatakan, kalaupun itu nanti dipermudah nawaitunya, dirinya berharap semua ikut andil untuk memikirkan Kormi kedepannya. Erik mengaku sejauh ini belum mengetahui kedalaman squad Kormi

“Saya warga baru di Kormi. Namun demikian saya mendorong agar mereka segera meng HAKI kan dan meng SK kan Kemenhumkam supaya berbadan hukum agar nantinya bisa mendapat bantuan dari pemerintah. Itu tugas saya kalau diamanahkan menjadi Ketua Umum Kormi Kota Bandung,” ujar Erik.

Kedepanya Erik berharap Kormi bisa lebih dikenal masyarakat luas. Apalagi Kormi disatu sisi memiliki massa yang banyak. Menurut Erik, selama ini anggota Kormi sangat mandiri.

“Contohnya bisa dilihat di minimarket yang tutup sebelum buka. Disitu selalu ada sekumpulan Ibu-ibu yang melakukan senam dan mereka berseragam, mulai dari kerudung, baju olahraga bahkan sepatunyapun seragam. Mereka mandiri saja bisa jalan, apalagi kalau mendapat support dari pemerintah,” ujarnya.

Disinggung ihwal progam dan gagasan seandainya terpilih menjadi ketua Kormi Kota Bandung, Erik mengatakan tujuan untuk prestasi atau memasyaratkan olahraga akan tercapai kalau organisasinya sehat dan kuat.

“Rasanya SDM untuk itu di Kota Bandung cukup mumpuni. Namun ada juga di tubuh Kormi ini administrasi dan organisasnya carut marut . Kita ingin kedepan organisasi Kormi itu tidak hanya membawa cap atau kop surat, sementara kegiatan ataupun anggotanya tidak ada,” tutur Erik.

Sementara itu ditempat yang sama, Audit Internal Kormi Kota Bandung Anom Gartila mengatakan, Kormi sekarang kalau disebut etape adalah etape kedua. Dikepengurusan yang lama itu adalah membuat pondasi sampai bagaimana Kormi itu layaknya sebagai sebuah organisasi yang legal .

“Saya berharap setelah menjadi pondasi , etape keduanya adalah tinggal landas untuk memperbaiki organisasi dan  pencapaian prestasi, karena apapun yang terjadi prestasi itu tetap ada ukurannya di Kormi. Seperti misalnya di event Pornas, Porkot ataupun Porprov, jadi tetap harus dibina juga prestasinya , meskipun bukan target utama seperti di KONI,” ujar Anom .

Menurutnya, setelah organisasi dan prestasi yang tak kalah pentingnya adalah sosialisasi. Sampai saat ini sosialisasi Kormi itu belum tajam. Dua tahun lalu sempat ada Kormi TV dan menurut Anom sambutan masyarakat bagus, kemudian instagramnya dan facebooknya juga  di aktifkan.

“Tentu kedepannya sosialisasi ini harus lebih digencarkan lagi kepada masyarakat. Terus terang sampai saat ini Kormi itu masih dipandang sebelah mata. Dulu ada Kormi-Kormi tapi menurut cerita sejarah Kormi tahun 2019 lah yang sudah menunjukkan jatidirinya sebagai sebuah  organisasi,” ungkap Anom.

Perihal Muskot, Anom mengatakan setelah tanggal 23 Desmber 2023 ada SK dari ketua untuk pembentukan OC dan SC. Pelaksanaan Muskot sendiri akan dilaksanakan minggu kedua bulan Januari 2024 .

“Semua prosedur tetap dijalankan seperti pendaftaran balon ketua umum kemudian penjaringan dan penyaringan, meskipun misalnya cuma ada satu calon yang mendaftar. Jadi saat ini saya belum bisa bergerak bebas karena saya belum punya SK,” ujar Anom. (den)

 

 

 

Leave a Response