
Pangandaran, BANDUNGPOS.ID: Dalam mempersiapkan perwakilan dari Kota Bandung di ajang FTBI Jabar 2022, oleh Disdik Kota Bandung dipersiapkan secara optimal, dengan waktu yang cukup. Hal itu diugkapkan Kepala Seksi Kelembagaan, Bidang Pembinaan Pengembangan SD, Dinas Pendidikan Kota Bandung, Risman Al Isnaeni, SH, yang hadir langsung di perhelatan Festival Tunas Bahasa Ibu (FTBI) tingkat Provinsi Jabar, di Hotel Pantai Indah Pangandaran, Kabupaten Pangandaran, awal Desember 2022.
.“Sebelumnya kami melakukan seleksi di tingkat kecamatan, setelah ada juara tingkat kota kami melakukan pembinaan,” kata Risman, di sela-sela festival, “ katanya. Pembinaannya dilakukan oleh guru yang selama ini melatih dan membina peserta didik,” imbuhnya.
Saat ditanya target Kota Bandung, Risman menjelaskan bahwa ingin memperoleh hasil terbaik.
“Mudah-mudahan siswa kita bisa menampilkan kemampuannya secara optimal , Insya Allah membanggakan,” kata Risman.
Masih sekaitan dengan bahasa Ibu kata Risman, sebagai orang Sunda harus menjunjung tinggi budaya kita. Itu harus dilestarikan jangan sampai generasi muda lupa terhadap jati dirinya. “ FTBI ini untuk mengevaluasi memonitoring bahwa orang Sunda tidak melupakan jatidirinya,” tegas Risman.
Agus Supriadi, SPd, Kepala SDN- 035 Soka yang menjadi Ketua Rombongan mengatakan, bahwa ada sekitar 14 siswa SD Kota Bandung yang bersaing dengan peserta dari kabupaten kota lainnya. Tujuh lomba dipertandingkan, yakni, Ngabodor Sorangan (Borangan), Nulis Aksara Sunda, Ngarang Carita Pondok, Biantara Basa Sunda, Ngadongeng, Maca Sajak dan Nembang Pupuh. Dilaksanakan di hari pertama . “Setiap mata lomba diikuti dua orang putra dan putri yang mewakili Kota Bandung,” kata Agus.
FTBI tingkat Kota Bandung kata Agus, digelar 5 November 2022 lalu.
“Sengaja melaksanakan kegiatan di akhir agar emosional anak masih ada, masih ada momen yang sifatnya masih hangat. Juga melakukan pembimbingan selama satu bulan,” kata Agus.
Saat ditanya siapa saja yang mendukung kontingen Kota Bandung, sebanyak 274 sekolah negeri dan sekitar 300 sekolah swasta semua support.
“Bahkan ada perwakilan setiap kecamatan yang datang langsung, apalagi sekolah yang siswanya juara mewakili kota Bandung, kepala sekolahnya hadir langsung,” kata Agus.
Peserta FTBI SD Tk Jabar:
Biantara: Muhamad Adly Apriyan SDN- 006 Buahbatu dan Tsalisa Zahwa Adilla SDN- 200 Leuwipanjang. Maca jeung Nulis Aksara Sunda: Rafasya Ahza Rafiandra SDN -081 Kebon Gedang Kridawinaya dan Nur Annisa SDN -090 Cibiru. Maca Sajak: Indra Dzaki Maulana SD BPI dan Raisya Fatihah Scienticova SDN- 011 Cibuntu. Nembang Pupuh: Mochammad Randi Maulana SDN- 126 Babakan dan Wafa Khaila Nur Rahmah SDN- 025 Cikutra.
Ngabodor Sorangan: Muhammad Alwi Yahya SDN -119 Cijagra dan Qeyla Ramadhani SDN- 080 Bojong Indah Cibuntu. Ngadongeng: Alfariezky Excellentzio Adryano SDN -037 Sabang dan Princessa Ayu Ramadhani SDN- 261 Margahayu Raya. Ngarang Carita Pondok: Saddam Khoir Ash Shiddiq S SD Muhammadiyah -7 Bandung dan Rofifah Qurratu Aini SDN -250 Jakapurwa** (rm/bp)





