Metro BandungPendidikan

Mahasiswa Tasawuf Psikoterapi UIN SGD Berhasil Ciptakan Inovasikan Bimbingan Konseling Sufistik di MAN-2 Kota Bandung

Bantu Atasi Kecemasan Siswa, Mahasiswa Tasawuf Psikoterapi UIN Sunan Gunung Djati Bandung Berhasil Inovasikan Bimbingan Konseling Sufistik di MAN 2 Kota Bandung

93views

KOTA BANDUNG, BANDUNGPOS.ID : Kelompok 04 PPM Jurusan Tasawuf Psikoterapi UIN Sunan Gunung Djati Bandung menggelar kegiatan  berlokasi di MAN- 2 Kota Bandung, dan resmi ditutup  acara Praktik Profesi Mahasiswa (PPM), Kamis, (15/02/2024).

Kegiatan penutupan dibarengi dengan acara, “Seminar Hipnoterapi For Healing: Cerdas Belajar, Pintar, Bersosial” sebagai acara puncak dari kegiatan PPM yang telah berlangsung selama satu bulan.

Seminar  menghadirkan pemateri, Reza Nurhuda, seorang Profesional Hipnoterapis, alumni dari mahasiswa Jurusan Tasawuf Psikoterapi UIN Sunan Gunung Djati Angkatan 2018.

Dalam kesempatan itu Ketua Kelompok PPM 04, Wida Widiawati, mengatakan “ Seminar ini merupakan rangkaian akhir dalam penanganan siswa bermasalah psikososial, terkhusus anak kelas 10 yang masih banyak mengalami hambatan dalam bersosial, mengingat kondisinya yang masih transisi di lingkungan SMP. Deteksi awal adanya masalah psikososial, dilihat dari hasil tes psikologi sosiometri, seberapa banyak penolakan siswa dari kelompok sosialnya (kelas), kemudian dari verifikasi masalah perilaku dari pihak wali kelas/guru yang dianggap akan mempengaruhi prestasi akademik atau penilaian kenaikan kelas,” katanya.

Wida menambahkan,  proses tindak lanjut dari siswa yang bermasalah psikososial adalah dengan melakukan bimbingan konseling sufistik. Sebuah metode penanganan yang utuh dan menyeluruh melibatkan wali kelas/guru, orang tua, teman-teman sekelas, dan siswa itu sendiri, yang kemudian dintegrasikan dengan model-model terapi religius sufistik.

Bimbingan Konseling Sufistik tersebut dianggap berhasil tegas Wida, apabila dilakukan karena banyak  perubahan positif dan mampu menyelesaikan permasalahan yang dihadapi siswa. Sehingga Bimbingan Konseling Sufistik menjadi inovasi layanan Bimbingan Konseling Sekolah terutama pada ranah penelitian terapan antar mahasiswa, dan akademis UIN Sunan Gunung Djati Bandungi, serta instansi MAN 2 Kota Bandung.

“Kami lampirkan modul penangannya untuk direplikasikan pada kasus yang serupa,” tutur Wida.

Kepala MAN -2 Kota Bandung, Dr. Awaludin Hamzah, M.Ag, turut mengapresiasi penemuan dan kinerja mahasiswa PPM 04 ini,

“ Harapan kami  selain menjadi variasi baru pendekatan konseling di sekolah, tetapi memang menjadi sumbangsih intelektual terapan yang dapat membantu kecemasan siswa, sebagai langkah dukungan gerakan kesehatan mental di sekolah. Tidak hanya pada proses penanganannya, semoga keberlanjutannya ditemukan pula solusi pencegahannya, supaya tidak menjadi fenomena yang berulang. Jadi kualitas pendidikan pun dapat terus meningkat.

Sementara itu,  pihak UIN Sunan Gunung Djati Bandung, Dr. Muhtar Ghozali, M.Ag, selaku dosen pembimbing, menyatakan turut bangga dengan apa yang sudah dilakukan mahasiswa-mahasiswi PPM 04 di MAN- 2 Kota Bandung ini. “Prodak-prodak yang dihasilakan mahasiswa PPM ini, merupakan representasi pembelajarannya di kampus selama 3,5 tahun,” ujarnya.

Pemateri Reza Nurhuda, membantu siswa-siswa kelas 10 yang mengalami masalah psikososial dengan melakukan hipnoterapi. “Hipnoterapi dapat dilakukan untuk mebersihkan sampah pikiran yang menunpuk, supaya kecemasan-kecemasan yang dimiliki dapat teratasi, dan lebih tenang dalam menyelesaikan permasalahan ke depannya”.

Acara ditutup dengan sesi janji diri siswa untuk menjadi individu yang lebih posistif terhadap sosial, dan dilanjutkan pembagian sertifikat. piagam penghargaan kepada setiap guru pembimbing.**(RM/BNN)

Leave a Response