Bandung, BANDUNGPOS.ID: Demi memenuhi syahwat pemerintah pusat pintu Tol-151 Gedebage dibuka, Pintu Tol atau gerbang tol (GT) Gedebage 151 ini akan memudahkan lini emas yakni akses ke Stasiun KCJB Gedebage, Masjid Al-Jabbar dan GOR BLA.
Kementerian PUPR akan membangun Gerbang Tol (GT) baru di kawasan Gedebage Kota Bandung dengan tiga fungsi utama. Gerbang tol baru di Kota Bandung ini ditargetkan selesai dan dapat dioperasikan pada Juli 2023 mendatang.
Gerbang tol baru ini rencananya akan dibangun di KM 151 Gedebage dekat Stadion dan Masjid Al-Jabbar. Adapun tiga fungsi utama dari hadirnya Gerbang Tol KM 151 Gedebage ini yakni, pendukung Kereta Cepat Jakarta Bandung (KCJB), permudah akses menuju GBLA dan Masjid Al -Jabbar serta jadi alternatif akses masuk ke Kota Bandung.
Terkait fungsi pertama, jika nantinya Stasiun KCBJ Tegalluar r dijadikan pula sebagai stasiun turun naik penumpang, maka keberadaan GT KM 151 ini akan memudahkan mereka mengakses stasiun tersebut.
Kemudahan akses ini diperlukan mengingat stasiun KCJB berada di luar wilayah Kota Bandung , yakni Padalarang, Kabupaten Bandung Barat dan Tegalluar. Kabupaten Bandung .
“Kita akan membangun jembatan, sementara Kementerian PUPR akan membuat exit (tol) 151 untuk mendukung KCJB,” kata Direktur Utama PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) Dwiyana Slamet Riyadi, 26 Desember 2022.
Ia menambahkan, selain GT KM 151 Gedebage , nantinya akan disediakan pula layanan kereta feeder menuju Stasiun Cimahi dan Bandung kota bagi penumpang KCJB yang turun di Stasiun Padalarang.
Kemudian fungsi kedua, keberadaan GT KM 151 ini diharapkan mampu mempermudah masyarakat ketika ingin menuju Stadion GBLA dan Masjid Al-Jabbar yang akan menjadi lokasi wisata religi baru di Bandung .
“Dengan adanya exit tol ini, wilayah GBLA dan Masjid Al Jabbar akan lebih berkembang,” ujar Dwiyana.
Fungsi ketiga, keberadaan GT KM 151 juga bakal menjadi alternatif tambahan bagi pengendara luar kota yang akan masuk ke Kota Bandung.
Sehingga nantinya, selain melewati GT Pasteur, Buahbatu, Moh. Toha ataupun Cileunyi, pengendara luar kota dapat masuk ke Kota Bandung melalui GT baru tersebut.
Bahkan Wali Kota Bandung Yana Mulyana menuturkan, kehadiran GT KM 151 dapat membantu mengurai volume kendaraan di beberapa akses masuk ke Kota Bandung lainnya tersebut. Sehingga Yana Mulyana memastikan Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung menyambut positif rencana pembuatan GT KM 151 untuk mendukung akses penumpang KCJB.
“Tentu, ini akan memudahkan akses masyarakat Kota Bandung untuk menikmati KCJB. Dan di sisi lain ini bisa mengurai volume kendaraan yang akan masuk di beberapa gerbang tol Kota Bandung,” katanya.
Baik Yana maupun Dwiyana menegaskan bahwa pembuatan GT KM 151 tidak akan berimbas pada penggunaan lahan penduduk sekitar. “Tidak. Itu di kawasan pinggir tol GBLA,” ujar Yana yang juga diamini Dwiyana. Nantinya, pembangunan akses Stasiun Tegalluar menuju Kota Bandung melalui GT KM 151 akan memakai aset lahan milik Pemkot Bandung kurang-lebih 5000 hektar.***(rm/bp)





