Kolom Mahasiswa

AI Interaksi dengan Orang Wafat?

145views

 

Oleh  M. Fathir

SEKARANG  ini teknologi tengah berkembang dengan pesat. Salah satu hasilnya yaitu munculnya teknologi kecerdasan buatan atau  artificial intellegence (AI). Munculnya fitur ini banyak membuat hal yang mustahil menjadi mungkin, sekarang ini sedang trend dimana netizen ngobrol dengan AI.

Tidak hanya itu AI pun mampu membicarakan persoalan asmara yang pada dasarnya berdasarkan perasaan. Disinyalir, kini sedang berkembang trend bernama “grief tech”, ketika pengguna dapat mengobrol dengan orang-orang yang sudah meninggal, difasilitasi dengan teknologi AI.

Aplikasi bernama HereAfterAI memungkinkan pengguna untuk ‘mengkloning’ dirinya sendiri ke dalam bentuk virtual, sehingga orang-orang tersayangnya nanti dapat bercakap-cakap dengan orang yang telah tiada.

Dilansir dari MIT Technology Review, pengguna akan diwawancarai selama 4 jam dengan aplikasi tersebut. Pengguna akan diwawancarai mengenai hal pribadi seperti masa kecil, kenangan indah, dan lain-lain.

Tidak hanya itu ia juga dapat mengunggah contoh suara dan foto-fotonya. Hal ini nantinya akan dipelajari yang kemudian disusun menjadi sebuah avatar berdasarkan jawaban-jawaban tersebut. Hasilnya adalah manusia digital yang mampu melakukan percakapan manusiawi dengan pengguna.

Aplikasi yang dikembangkan oleh perusahaan asal California ini membantu orang-orang menghadapi kedukaan kepada orang tersayang. Sampai-sampai muncul istilah baru bernama “grief tech” untuk menandai fenomena munculnya teknologi yang menjadi asisten manusia ketika berduka.

Namun para ahli berpendapat hal ini akan memicu durasi dari kedukaan yang tengah dialami, sehingga di cap tidak sehat secara psikologis.*

  • Muhamad Fathir Bilhaq, mahasiswa Prodi  Jurnalistik Fidkom UIN Sunan Gunung Djati, bermukim di Kota Bandung, Jawa Barat.

Leave a Response