RESENSI BUKU

RESENSI BUKU

Bahaya, Keamanan Siber Masih Lemah

Oleh Muhammad Sufyan Abdurrahman Di tahun 2022-2023, kerugian secara global dari kerentanan keamanan siber (cybersecurity) mencapai US$11 triliun dan akan diprediksi menjadi US$23,8 triliun pada 2027 mendatang. Cybersecurity tidak hanya menjadi industri yang berkembang pesat, tetapi menjadi pertimbangan yang semakin penting sekaligus ancaman serius bagi hampir setiap perusahaan dan pemerintah (kementerian/lembaga/instansi) di Indonesia. Demikian sekilas resume dari buku terbaru sekaligus relate dari Danrivanto Budhijanto, pakar hukum siber Fakultas Hukum Universitas Padjadjaran (FH Unpad) berjudul "Hukum Pelindungan Data Pribadi di Indonesia: Cyberlaw & Cybersecurity". Doktor Cyberlaw pertama dengan predikat Summa Cum...