Luar Negeri

Hore, AS Cabut Kewajiban Tes Covid-19 untuk Turis Asing Mulai 12 Juni 2022

230views

Liputan6.com, Jakarta – Pemerintah Amerika Serikat (AS) segera mencabut kewajiban menunjukkan hasil negatif tes Covid-19 bagi pelancong yang tiba dari luar negeri. Pejabat setempat mengatakan mereka akan segera melonggarkan kewajiban tersebut lantaran perkembangan yang sangat pesat dari upaya negara itu mengatasi penyebaran virus corona baru.

Sektor industri perjalanan telah lama mendorong pemerintah untuk mengakhiri aturan tes Covid-19. Kewajiban tersebut dinilai menurunkan minat perjalanan, selain menimbulkan kekhawatiran akan terkatung-katung di luar negeri bila hasil tes mereka positif.

Perubahan kebijakan ini akan mulai berlaku pada Minggu (12/6/2022), waktu setempat. Meski begitu, Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit akan mengevaluasi kembali kebijakan tersebut dalam 90 hari.

Badan pemerintah itu mengatakan tidak akan ‘ragu untuk bertindak’ mengembalikan aturan lama jika pejabat meyakini tindakan itu perlu dilakukan untuk mencegah penyebaran varian baru.

“Kami dapat mengambil langkah ini karena kemajuan luar biasa yang telah kami buat dalam perjuangan kami melawan virus. Kami telah membuat vaksin dan perawatan yang menyelamatkan jiwa tersedia secara luas dan alat-alat ini bekerja untuk mencegah penyakit serius dan kematian, dan efektif melawan varian yang beredar di AS dan di seluruh dunia,” kata seorang pejabat senior kepada wartawan, dikutip dari laman BBC.

AS sejak Januari 2021 mewajibkan para pelancong yang bepergian via udara menunjukkan hasil negatif Covid-19 yang diambil maksimal tiga hari sebelum keberangkatan. Pelancong juga bisa menunjukkan bukti pulih dari Covid-19.

Presiden AS Joe Biden mengetatkan kebijakan itu menjadi hanya satu hari pada Desember 2021, seiring kemunculan varian Omicron yang mendorong angka kasus positif lebih tinggi. Aturan pengujian itu tidak berlaku untuk penyeberangan darat dengan sebagian besar warga non-AS harus divaksinasi agar bisa bepergian ke negara itu.

Jumlah kasus Covid-19 di AS menurun drastis sejak Januari 2022, meski kurvanya mulai naik lagi dalam beberapa minggu terakhir. Angka kematian tetap lebih rendah dibandingkan awal pandemi karena dampak program vaksinasi.

AS dinilai tertinggal di belakang negara-negara lain dalam mengevaluasi kembali kebijakan pengujian. Inggris menghapus semua persyaratan tes Covid-19 untuk perjalanan pada bulan Maret, seperti yang dilakukan Kanada.

Italia mengakhiri persyaratan pengujiannya bulan ini. Pada Jumat lalu, Kanada juga mengatakan akan menghentikan pengujian Covid secara acak di bandara selama sisa Juni untuk mengurangi waktu tunggu bagi para pelancong.

Kebijakan itu mendatangkan angin segar pada sektor perjalanan di AS yang meningkat seiring pelonggaran situasi pandemi. Presiden Asosiasi Perjalanan AS, Roger Dow menyebut perubahan kebijakan itu akan ‘mengakselerasi pemulihan industri travel AS’, sementara IATA mengatakan itu sebagai ‘kabar baik’ karena kebijakan yang ‘tidak efektif’ itu dicabut.

Salah satu maskapai, Virgin Atlantic juga menyambut baik langkah tersebut. Maskapai mengatakan itu akan ‘meningkatkan kepercayaan diri pelanggan bahkan lebih jauh dan mendorong kebangkitan kembali perjalanan transatlantik pada musim panas ini

 

Sumber : Liputan6.com

Leave a Response