Nasional

Kasus Bom Bunuh Diri di Polsek Astana Anyar, Ini Kata Kapolri…

303views

 

Bandung, , BANDUNG POS. ID.-Kapolri Jenderal Polisi  Listyo Sigit Prabowob menyebut, pelaku bom bunuh diri di Mapolsek Astana Anyar Kota Bandung, terafiliasi dengan kelompok teroris Jamaah Ansharut Daulah (JAD) Bandung.

“Dari hasil pemeriksaan sidik jari pelaku diketahui bernama Agus Sujatno alias Agus Jarno alias Abu Muslim,” kata Kapolri saat datang ke tempat kejadian perkara (TKP), Rabu (7/12/2022) siang.

Pelaku, menurut Kapolri, terlibat dalam kasus Bom Cicendo lima tahun silam. Ia sempat dihukum 4 tahun penjara, namun bebas pada November 2021.

Saat keluar dari tahanan status pelaku masih dalam katagori merah, masih dalam proses deradikslisasi yang dilakukan BNPT dan pihak kepolisian. Ia belum bersosialisasi bebas dengan masyarakat.

Pelaku malah melakukan aksi bom bunuh diri di depan Mapolsek Astana Anyar. Dari TKP, kata Kapolri ditemukan belasan potongan kertas terkait protes tentang KUHP.

Terkait korban akibat aksi bom bunuh diri tersebut, menurut Kapolri, ada satu anggota polisi yang meninggal, sembilan anggota lainnya terluka termasuk 1 orang anggota masyarakat. Pelaku sendiri tewas di lokasi kejadian.

Sebelumnya, Kapolrestabes Bandung Kombes Pol Aswin Sipayung menyebut, aksi bom bunuh diri yang dilakukan pelaku terjadi pada saat anggota Polsek Astana Anyar sedang melaksanakan apel pagi.

Pelaku, kata Aswin menerobos
masuk ke barisan belakang peserta apel sambil mengacung-acungkan senjata tajam. Tak lama kemudian terjadi ledakan.

(dsn/bp)

Leave a Response