Kesehatan Wanita

Kenali Aroma Miss V Tanda Adanya Gangguan Kesehatan

215views

TIDAK hanya payudara, Miss V juga menjadi salah satu bagian tubuh wanita yang cukup penting. Kondisi ini membuat wanita kerap khawatir ketika mengalami gangguan kesehatan pada bagian Miss V, salah satunya mengenai aroma yang kerap muncul dari Miss Vagina. Miss V yang sehat pun memiliki aroma khas yang berbeda pada tiap wanita.

Melansir Mayo Clinic, aroma Miss V semakin kuat ketika seorang wanita memasuki siklus menstruasi dan juga mengalami peningkatan gairah seksual. Selain itu, munculnya keringat pada area Miss V juga dapat menyebabkan Miss V mengeluarkan aroma khas. Namun, sebaiknya segera lakukan pemeriksaan jika Anda mengalami perubahan aroma pada Miss V yang berbeda.

Aroma Miss V, Bisa Jadi Tanda Gangguan Kesehatan

Tidak ada salahnya mengenali setiap bagian tubuh dengan baik, termasuk mengenal aroma khas Miss V. Miss V yang sehat dapat mengeluarkan aroma khas, yang tentunya tidak terlalu kuat. Melansir Healthline, aroma khas Miss V umumnya mengeluarkan sedikit aroma logam, khususnya saat Anda sedang memasuki masa siklus menstruasi. Tidak hanya itu, setelah melakukan hubungan intim pun dapat mengubah aroma Miss V namun hanya sementara.

Tapi, jangan sepelekan perubahan aroma Miss V yang menjadi cukup kuat dan berlangsung dalam waktu yang cukup lama. Kondisi ini menjadi tanda adanya perubahan pada kesehatan. Tidak hanya itu, kondisi ini meningkatkan rasa khawatir pada wanita dan menurunkan rasa percaya diri.

Yuk kenali beberapa aroma yang menjadi tanda adanya gangguan kesehatan pada vagina, seperti:

  1. Asam

Aroma asam menjadi aroma yang cukup normal. Melansir dari Healthline, hal ini sangat normal sehingga tidak perlu dikhawatirkan. Kadar pH wanita yang sehat memang sedikit asam dengan kadar 3,8 hingga 4,5. Bakteri lactobacillus menjaga Miss V tetap asam untuk menghindari pertumbuhan bakteri jahat pada Miss V yang menyebabkan gangguan kesehatan.

  1. Berbau Tembaga

Aroma Miss V yang berbau tembaga, umumnya dialami oleh wanita yang baru saja memasuki siklus menstruasi. Namun, kondisi ini perlu pemeriksaan lebih lanjut ketika aroma ini tidak menghilang setelah kamu selesai menjalani siklus menstruasi. Perdarahan yang terjadi pada area Miss V dapat menyebabkan aroma logam, apalagi jika kondisi ini disertai rasa gatal.

  1. Amis

Sebaiknya segera lakukan pemeriksaan pada rumah sakit terdekat untuk memastikan penyebab aroma Miss V berbau amis. Kondisi ini dapat menjadi tanda adanya penyakit vaginitis dan juga trichomoniasis. Melansir Mayo Clinic, tidak hanya perubahan aroma pada Miss V, kedua penyakit ini dapat menyebabkan rasa gatal pada Miss V. Trichomoniasis dapat menyebabkan pengidap alami nyeri saat melakukan buang air kecil.

  1. Bau Pemutih

Miss V dengan aroma bahan kimia atau cairan pemutih juga perlu pemeriksaan lebih lanjut oleh dokter. Kondisi ini dapat disebabkan penumpukan urine pada area vulva, sehingga aroma amonia tidak dapat dihindari. Dehidrasi bisa menjadi pemicu Miss V mengeluarkan aroma ini. Tanyakan pada dokter atau bisa juga melalui aplikasi Halodoc tentang penanganan yang tepat ketika aroma Miss V seperti cairan pemutih.

Itulah beberapa aroma Miss V yang sebaiknya ketahui untuk memastikan kesehatan Miss V. Segera kunjungi ke rumah sakit terdekat ketika Anda mengalami perubahan pada Miss V yang disertai dengan rasa gatal, iritasi, nyeri saat melakukan hubungan intim, keputihan yang cukup banyak, dan perdarahan dari Miss V meskipun Anda tidak sedang menstruasi.

Namun, jika Anda tidak mengalami gejala di atas, lakukan perawatan kesehatan untuk Miss V agar Anda dapat mengatasi aromanya yang cukup kuat. Menjaga kebersihan Miss V menjadi hal yang cukup penting untuk meredakan aroma Miss V yang cukup kuat. Ganti celana secara teratur agar Miss V terhindar dari keringat dan kotoran yang menempel pada celana.

Menjaga tubuh tetap terhidrasi dengan baik juga dapat menghindari Anda dari gangguan kesehatan yang menyebabkan perubahan aroma Miss V. Selain itu, jangan lupa untuk mengonsumsi banyak sayur dan buah yang memengaruhi kesehatan Miss V.**(Tulisan sudah ditinjau oleh: dr. Rizal Fadli/Sumber: Halodoc)

 

Leave a Response