Kolom Mahasiswa

Liverpool Menantang Kendala Cedera dan Inkonsistensi

60views

 

Oleh  Zaini Mokhamad Dahlan

Liverpool resmi menjadi juara paruh musim EPL musim 2023/2024. Liverpool meraih poin 45 pada pekan ke-20 setelah berhasil mengalahkan Newcastle dengan skor 4 – 2 untuk kemenangan Liverpool pada pertandingan di Anfield Arena,  Selasa(1/2/2024). Dengan hasil ini Liverpool kokoh di puncak klasemen dengan poin 45 selisih 3 poin dari peringkat 2 yang dihuni oleh Aston Villa dengan poin 42, dan selisih 5 poin dari peringkat 3 dan empat yaitu Manchester City dan Asenal. Yang keduanya memiliki poin sama yaitu 40 poin.

Performa Liverpool musim ini sangat di luar ekspektasi, ketika musim sebelumnya yaitu pada EPL  musim 2022/2023 Liverpool finish di posisi ke 5 dengan poin 67 dan tersingkir dari 4 besar yang membuat Liverpool gagal untuk masuk ke UCL (UEFA Champions League) dan hanya berhasil masuk ke UEL (UEFA Europe League).

Pada awal musim Liverpool hanya mendatangkan beberapa pemain yaitu Mac Allister, Dominic Szobozlai dan Wataru Endo. Khusus Wataru Endo pemain ini sering disebut sebagai pemain “panic buyying” karena didatangkan di minggu terakhir bursa transfer pemain. Fans banyak yang mengira bahwa pembelian Endo ini karena Liverpool gagal mendatangkan dua gelandang incaran mereka dari brighton yaitu Moises Caicedo dan  Romeo Lavia yang menolak Liverpool dan bergabung ke Chelsea.

Performa para pemain baru ini ternyata cukup memberikan kepuasan tersendiri bagi para penggemar, karena sejauh ini penampilan mereka cukup memberikan kontribusi positif bagi tim yang tentunya ini cukup melampaui ekspektasi para penggemar Liverpool diseluruh dunia.

Di paruh musim ini Liverpool hanya kalah satu kali dari Tottenham pada pekan ke-7 epl yang laganya penuh dengan kontroversial, dan faktanya di musim ini Liverpool memiliki performa yang luar biasa.

Liverpool menjadi tim yang cukup subur di EPL 2023/204 dengan mengemas 43 gol dan hanya kemasukan 18 gol dari 20 pertandingan. Hal ini menandakan lini belakang yang kokoh dan didukung dengan lini tengah dan lini depan yang tajam.

Namun ada beberapa masalah bagi tim lLverpool untuk menghadapi beberapa pekan laga kedepan yaitu cedera dan inkonsistensi pemain.  Liverpool kehilangan tiga pemain belakang yaitu Andy Robertson, Kostas Tsimikas (bek kiri) dan Joel Matip (bek tengah), yang tentunya membuat stok lini belakang Liverpool menipis dan membuat Klopp harus memutar otak agar lini belakang tetap stabil.

Masalah inkonsistensi pemain juga menjadi ancaman untuk tim Lverpool. Klub ini beberapa kali  mengganti komposisi pemain terutama lini tengah dan lini depan. Hal ini menandakan bahwa tim ini masih belum memiliki pemain yang konsisten di tiap posisi tersebut kecuali Mo Salah yang sudah pasti masuk line up di tiap pertandingannya. Sejauh ini  Salah yang terlihat paling konsisten dari pemain pemain lini tengah dan depan yang lain.

Menarik untuk kita nantikan bagaimana Klopp menemukan komposisi tim terbaiknya untuk mempertahankan gelar juara paruh musim ini, hingga menjadi gelar juara untuk Liverpool di akhir musim epl 2023/2024. *

*   Zaini Mokhamad Dahlan, penggiat sepak bola,  mahasiswa Ilmu Komunikasi FISIP Universitas Pasundan , Kota Bandung, Jawa Barat.

Leave a Response