Bandung, BANDUNG POS.ID – Coba melawan dengan belati saat akan ditangkap, dua begal sadis yang kerap kali beraksi di Kota Bandung, dilumpuhkan polisi dengan tembakan di kakinya.
Kedua begal ini, SN dan MS, biasa beroperasi dengan target pengendara sepeda motor di jalanan sepi dengan modal belati untuk mengancam korban.
Modusnya, mereka memmeped korban dan saat tak berdaya motor yang digunakan korban langsung dirampas. Bila melawan, pelaku tak segan melukai korban.
Kapolrestabes Bandung, Kombes Pol Aswin Sipayung menyebut, kedua begal ini tergolong sadis. Mereka tak segan melukai korbannya dengan belati yang selalu dibawanya.
Aswin membebarksn, SN dan NS akhirnya dilumpuhkan petugas dengan tembakan di kakinya, karena coba melawan saat akan ditangkap.
“Kedua pelaku, saat akan ditangkap mencoba melarikan diri dengan melawan. Anggota pun melakukan tindakan tegas dan terukur untuk melumpuhkan pelaku,” ujarnya, di Mapolrestabes Bandung, Selasa (7/2/2023).

Ia mengatakan, dalam pembegalan di Jalan Sarijadi, Kota Bandung akhir Januari 2023, aksi pelaku sempat viral di media sosial. Polisi pun segera melakukan penyelidikan hingga identitas dan keberadaan pelaku terendus.
Namun, saat petugas melakukan penyergapan, kedua pelaku berusaha melakukan perlawanan dengan pisau belati. Tak ada ampun polisi pun akhirnya melakukan tindakan tegas dan terukur .
Aswin menambahkan, salah satu pelaku berinisial MS diketahui merupakan residivis kasus curanmor. Ia sebut, masih ada dua kawan SN dan MS yang masih dikejar polisi.
Dari kedua pelaku, polisi menyita delapan unit sepeda motor hasil kejahatannya, juga sebilah pisau belati yang selalu dibawanya saat mereka beraksi.
“Untuk para pelaku, kita sangkakan pasal 365 KUHPidana, dengan ancaman pidana paling singkat lima tahun bui,” ungkap Aswin.(SR/BP)





