Menpan RB Hanya Siapkan 534 Formasi, Lulusan IPDN Diprediksi Akan Nganggur
Menpan RB Hanya Siapkan 534 Formasi, Lulusan IPDN Diprediksi Akan Nganggur

Jakarta, BANDUNGPOS.ID: – Menpan Reformasi Birokrasi Abdullah Azwar Anas dan jajarannya melaksanakan rapat kerja dengan Komisi II DPR RI. Salah satu pembahasan pada rapat tersebut adalah mengenai seleksi CPNS -2023 dari lulusan IPDN yang berkurang drastis. Diketahui Kementerian PAN-RB tidak akan buka lowongan CPNS untuk jabatan pelaksana di tahun 2023. Hal tersebut berdampak pada penyerapan lulusan IPDN yang menjadi ASN akan berkurang.
Menpan RB menyebutkan pada tahun 2023, lulusan IPDN yang akan diserap menjadi ASN hanya sebanyak 534 formasi.
“Penyerapan lulusan IPDN tersebut menurun dari tahun 2021 sebanyak 1.106 orang dan 2022 sebanyak 1.230 orang. Penurunan penyerapan lulusan IPDN sebagai jabatan pelaksana disebabkan karena adanya digitalisasi,”kata Menpan RB. Pertumbuhan jabatan pelaksana katanya, diprediksi akan negative growth bahkan hingga 30 persen hingga beberapa tahun ke depan.
Wakil Ketua Komisi II DPR RI, Junimart Girsang mempertanyakan keputusan Menpan RB dalam mengurangi penyerapan lulusan IPDN tersebut. Pada awalnya, tahun lulusan IPDN pada tahun 2023 disetujui diserap sebanyak 1.410 praja. Akan tetapi, Kemenpan RB hanya memberikan izin penerimaan CPNS jalur IPDN 2023 hanya 534 formasi.
Junimart menyebutkan 534 formasi yang dibuka pada tahun 2023 tersebut dinilai tidak rasional. Biasanya, setiap tahun kabupaten/kota di Indonesia membutuhkan 2 orang pamong, dan provinsi membutuhkan 4 orang pamong lulusan IPDN. Di sisi lain, DPR RI sudah menyetujui anggaran pendidikan bagi lebih dari 1.100 calon siswa IPDN. **(rm/bp)





