
Bandung, BANDUNGPOS.ID – Seperti pada penyelenggaraan PON sebelumnya cabor catur adalah salah satu cabor yang memang menjadi prioritas KONI Jabar karena terbukti menjadi salah satu cabor lumbung emas bagi kontingen Jabar.
“Cabor catur harus mendapat prioritas secepatnya. Dan KONI Jabar hadir didalamnya walaupun dengan kondisi keuangan yang sangat terbatas,” ujar Kabid Binpres KONI Jabar Arif Herdiana yang hadir mewakili KONI Jabar pada acara Babak Kualifikasi PON XXI Putri dan Play Off Putra tahun 2024 di Grand Pasundan Convention Hotel Jalan Peta Kota Bandung, Sabtu (25/11/2023).
Arif berharap di BK ini, terutama nomor putri, bisa meloloskan atletnya sebanyak mungkin. Soal prioritas yang akan diberikan kepada cabor unggulan, Arif mengatakan akan dirancang sedemikian rupa karena memang sistem penganggaran untuk saat ini telah berubah. Meski demikian KONI Jabar akan berusaha sebaik mungkin terutama untuk cabor unggulan, salah satunya cabor catur.
“Bentuk prioritas bisa bermacam-macam mulai dari memperbanyak jumlah try out dan try in atau bisa juga kepada play BK diberikan intensif tambahan. Memang harus dipisahkan karena sifatnya multi event. Jadi harus ada skala prioritas buat mereka agar tujuan Jabar hattrick juara PON bisa tercapai,” ujar Arif.
Sementara itu ditempat yang sama Ketua Umum Pengprov Percasi Jabar Deni Nurdiana Ngadimin mengucapkan terima kasih kepada PB Percasi atas penunjukan Jabar sebagai tuan rumah Babak Kualifikasi PON XXI Putri dan Play Off Putra tahun 2024.
Sejauh ini BK catur putri tidak dibagi zonasi tapi seluruh Indonesia dipusatkan di Jawa Barat. Akan halnya di sektior putra dibagi per zona. Juara tiga per zona untuk putra dikirim ke babak play off untuk memperebutkan satu tiket.
“Sejauh ini belum pernah PB Percasi menunjuk Jabar sebagai tuan rumah BK catur untuk PON. Dan penunjukan Jabar sebagai tuan rumah BK dilakukan saat Rakernas Percasi Mei lalu di Jakarta. Oleh karena itu kami berupaya BK dan Play off ini bisa berjalan lancar dan sukses,” tutur Deni.
Menurut Deni saat Rakernas banyak yang mengajukan diri jadi tuan rumah BK. Sebaliknya Jabar justru tidak mengajukan. Namun pada akhirnya keputusan Rakernas menunjuk Jabar jadi tuan rumah BK.
Deni mengatakan, ada beberapa keuntungan ketika ditunjuk jadi tuan rumah BK catur PON XXI, antara lain motivasi bertanding jadi lebih karena bermain dikandang sendiri. Yang kedua Jabar juga mengirimkan pecatur junior di tim PON sekarang, artinya ada pelapis kekuatan untuk pecatur senior.
“Bicara soal peluang, untuk putri, baik beregu maupun perorangan, optimis lolos BK. Kalau untuk putra beregunya sudah lolos BK. Nah yang perorangan putranya atas nama pecatur Arif belum lolos. Tapi saya optimis Arif pun bakal lolos BK karena para juara ketiga di zonasi Arif masih rangking tertinggi,” ujar Deni.
Arif adalah perebut medali emas PON XX/Papua. Waktu BK Putra di Jogja, Arif nilainya sama dengan rangking kedua. Yang membedakan Arif kalah ketika bertanding dengan rangking kedua tersebut.
Akan halnya untuk tim putri, Deni mengatakan masih bermaterikan pecatur PON Papua plus ada penambahan pecatur putri asal Kota Bandung yang tampil sebagai juara di ajang Pomnas. Dua Master Internasional (MI) atas nama Irene Sukandar dan Regina ada di Jabar dan akan turun di PON tahun depan.
“Cabor catur kini mengejar target hattrick juara PON, seperti KONI Jabar yang juga mengejar target juara PON. Catur ini sudah dua kali berturut-turut juara umum, masing-masing di PON XIX Jabar dan PON XX Papua. Seperti diketahui, penentu juara umum PON Papua adalah cabor catur dengan merebut 5 medali emas,” ungkap Deni .(den)





