Oleh: dr. Alan Vahlevi
JELANG malam pertama, wajar jika perasaan Anda bercampur aduk. Perasaan tidak sabar, takut, sekaligus gugup bisa kamu rasakan. Mungkin salah satu penyebabnya karena Anda meyakini mitos soal rasa sakit saat pertama kali berhubungan seks. Lalu, apakah benar malam pertama bisa menimbulkan rasa sakit? Adakah cara aman berhubungan intim pertama kali agar tidak terasa sakit? Silakan baca tuntas ulasan di bawah ini, ya!
Penyebab Malam Pertama Sakit
Terdapat beberapa penyebab timbulnya rasa sakit pada malam pertama, di antaranya:
- Robeknya Selaput Dara
Rasa sakit saat malam pertama bisa dirasakan wanita. Robeknya selaput dara akibat penetrasi penis bisa jadi penyebabnya. Selaput dara adalah lapisan kulit tipis di dekat bibir vagina. Beberapa wanita bisa merasakan sakit ketika selaput daranya robek. Namun, sebagian lainnya tidak merasakan apa pun.
Konon, selaput dara yang robek menandakan hilangnya keperawanan. Faktanya, robeknya selaput dara tidak hanya disebabkan oleh penetrasi penis ke Miss V. Sejumlah aktivitas, seperti bersepeda, yoga, berkuda, menari, memanjat tebing, hingga pemasangan tampon maupun menstrual cup bisa bikin selaput dara robek.
- Penis Lecet
Meski jarang terjadi, rasa sakit juga bisa dialami pria di malam pertama. Penyebab utamanya adalah kurangnya pelumas alami vagina. Terlalu buru-buru melakukan hubungan seks bisa jadi pemicunya. Vagina yang belum cukup basah bikin penis lecet saat penetrasi.
- Ketakutan Berlebih
Ketakutan berlebih soal timbulnya rasa sakit di malam pertama bisa menyebabkan tubuh tidak relaks. Kondisi ini membuat otot dinding vagina berkontraksi. Saat penetrasi penis ke vagina, rasa sakit pun muncul.
- Kurangnya Foreplay
Kenapa malam pertama terasa sakit? Penyebabnya bisa karena kamu dan pasangan kurang melakukan foreplay. Aktivitas pemanasan jelang berhubungan seks ini sangat penting untuk membangkitkan gairah wanita. Ketika foreplay minim dilakukan, vagina tidak cukup basah sehingga kurang siap menghadapi penetrasi penis. Hal ini menimbulkan rasa nyeri ketika malam pertama.
- Penyakit
Sejumlah penyakit bisa menyebabkan vagina tidak dapat menghasilkan pelumas alami. Penyakit yang dimaksud misalnya, diabetes dan sindrom Sjögren. Karenanya, wanita pengidap penyakit tersebut bisa merasakan nyeri saat malam pertama.
Cara Malam Pertama Agar Tidak Sakit
Rasa sakit saat malam pertama bisa diminimalkan dan dicegah. Coba terapkan sederet cara melakukan malam pertama agar tidak sakit di bawah ini:
- Olahraga Teratur
Menurut penelitian dalam jurnal Plos One, saat berhubungan seks, perempuan rata-rata membakar 3 kalori per menit, sedangkan laki-laki membakar 4 kalori per menit. Karena itu, sebaiknya, Anda memiliki badan yang fit saat malam pertama. Sesuai rekomendasi WHO, berolahragalah secara teratur sebanyak lima kali seminggu. Lakukan selama 30 menit di setiap sesinya. Tak lupa, konsumsi makanan sehat bergizi seimbang agar kondisi badan Anda makin prima.
- Komunikasi Jujur dan Mendalam
Agar tidak sakit saat berhubungan seks pertama kali, berkomunikasilah secara jujur dan mendalam dengan pasangan. Hal ini penting untuk membantu mengurangi rasa khawatir berlebih. Sampaikan harapan Anda dan ceritakan hal yang kalian senangi maupun tidak terhadap satu sama lain. Contohnya, “Sayang, aku suka kalau kamu cium sambil peluk aku dengan erat,” atau “Nanti kamu mainnya jangan kasar, ya.”
- Kenali Organ Tubuh Intim Masing-masing
Meski sudah lama berpacaran, tidak menutup kemungkinan Anda dan pasangan bisa merasa canggung ketika pertama kali melihat badan masing-masing tanpa sehelai pakaian. Mandi bersama bisa menjadi solusi untuk memecah rasa canggung, apalagi untuk Anda yang baru pertama kali melihat organ intim lawan jenis.
- Maksimalkan Foreplay
Supaya terhindar dari rasa sakit, cara melakukan penetrasi pertama kali bisa didahului dengan foreplay yang optimal. Lakukan pemanasan dengan berpelukan, ciuman, belaian, hingga oral seks. Foreplay bisa membuat tubuh lebih nyaman dan meningkatkan gairah. Sesi pemanasan jelang bercinta ini juga membantu mengoptimalkan produksi cairan vagina. Ereksi juga lebih maksimal sehingga penetrasi siap dilakukan.
- Pakai Lubrikan
Anda bisa pakai lubrikan alias pelumas. Cairan dengan formulasi khusus ini dapat membantu penetrasi penis ke dalam vagina sehingga jadi lebih mudah dan nyaman. Oleskan lubrikan perlahan pada vagina dan jangan tergesa-gesa menggunakannya. Apabila vagina terasa masih kesat, coba aplikasikan lubrikan kembali.
- Menikmati Momen
Nikmati setiap momen kebersamaan Anda dengan pasangan di malam pertama. Tidak masalah apabila penetrasi penis gagal di percobaan pertama. Lakukan kembali di sesi hubungan intim selanjutnya.
Kini, Anda sudah memperoleh jawaban mengenai apakah malam pertama terasa sakit. Dengan menerapkan sederet tips di atas agar tidak merasakan sakit pada malam pertama. Pahamilah, bahwa rasa sakit saat malam pertama adalah hal normal. Durasi rasa sakit yang dirasakan organ kelamin tergantung dengan deretan faktor penyebab timbulnya nyeri. Namun, bila rasa nyeri terlalu berlebihan, berlangsung selama lebih dari dua hari, dan disertai perdarahan, segera hubungi dokter.**(KlikDokter)





