Oleh: dr. Arina Heidyana
MENDADAK terbangun dari tidur saat dini hari bukanlah hal yang menyenangkan. Kondisi ini biasanya terjadi pada pukul 2 atau 3 pagi. Di Indonesia, kebiasaan sering terbangun jam 2 pagi, kerap dikaitkan dengan kejadian mistis. Ada yang bilang, bangun tidur mendadak saat dini hari menandakan kamu sedang diperhatikan oleh makhluk halus. Padahal, kondisi ini bisa dijelaskan secara medis,.
Lalu, kenapa Anda bisa selalu terbangun jam 2 pagi? Bagaimana cara mencegahnya? Yuk, baca tuntas penjelasannya di bawah ini!
Penyebab Sering Terbangun Tengah Malam dan Dini Hari
Terdapat sejumlah penyebab yang bisa bikin kamu sering terbangun tengah malam sekitar pukul 2 dini hari, di antaranya:
- Sleep Apnea
Sleep apnea bisa menyebabkan Anda sering terjaga jam 2 pagi. Gangguan tidur ini membuat Anda mengalami henti napas selama beberapa waktu. Penyebabnya, karena ada saluran udara yang tersumbat. Akibatnya, Anda jadi sering mendengkur dan mudah terbangun pada tengah malam. Karena mengganggu tidur, sleep apnea bisa bikin Anda sakit kepala, mudah lelah, dan sulit berkonsentrasi saat beraktivitas.
Nah, apabila Anda mengalami gejala sleep apnea tersebut, jangan dibiarkan begitu saja ya! Segera temui dokter untuk memperoleh penanganan lanjutan. Menurut penelitian yang dimuat jurnal Sleep, pengidap sleep apnea yang parah memiliki risiko kematian jauh lebih tinggi daripada orang tanpa sleep apnea. Risiko kematian ini meningkat ketika gangguan tidur tidak diobati.
- Stres
Kebiasaan bangun tengah malam menurut psikologi bisa disebabkan stres berlebih. Sebuah studi yang dirilis Journal of Epidemiology and Global Health, menemukan bahwa tingkat stres yang besar berdampak pada kualitas tidur yang lebih buruk.
Riset dilakukan pada mahasiswa kedokteran yang mayoritas waktu tidurnya berkurang akibat beban dan tekanan selama kuliah.
Penurunan kualitas tidur terjadi karena saat merasa stres, denyut jantung dan tekanan darah Anda meningkat. Selain bikin Anda terbangun tengah malam, kondisi ini juga membuat Anda sulit tertidur kembali.
- Mengonsumsi Kafein
Apakah Anda sering minum kopi? Jika ya, waspadalah, karena minuman berkafein ini bisa menjadi penyebab tidur tidak nyenyak dan sering terbangun jam 2 pagi atau di waktu lain saat malam dan dini hari. Asupan dengan kandungan kafein dapat membuat Anda lebih waspada sehingga mudah terbangun tengah malam. Selain itu, kafein juga bersifat diuretik yang dapat meningkatkan keinginan buang air kecil, sehingga bisa mengganggu tidur Anda.
- Gangguan Pencernaan
Kebiasaan terbangun dini hari bisa dipicu oleh masalah pencernaan, terutama gangguan pada lambung. Apalagi jika Anda terlalu banyak makan atau mengonsumsi makanan pedas sebelum tidur. Gangguan pencernaan menyebabkan kembung yang menimbulkan rasa tidak nyaman pada perut. Nah, gas di dalam perut juga bisa membuat Anda sulit tertidur kembali, apalagi jika disertai dengan rasa nyeri.
- Kecemasan
Rasa cemas bisa membuat tidur Anda tidak nyenyak. Kecemasan bisa membuat Anda sulit untuk menenangkan pikiran. Hal ini bisa menimbulkan kebiasaan selalu terbangun jam 2 pagi dan membuat Anda sulit tidur kembali.
- Perubahan Hormon
Perubahan hormon pada wanita bisa menimbulkan kebiasaan terjaga di tengah malam. Masalah tidur akibat perubahan kadar hormon terjadi selama fase kehamilan, perimenopause, dan menopause. Menurut jurnal Medicina, kadar hormon seksual wanita, seperti estradiol, progesteron, dan androgen naik dan turun saat transisi menuju menopause. Perubahan kadar hormon ini bisa memengaruhi kualitas tidur.
- Gaya Hidup yang Tidak Sehat
Gaya hidup yang tidak sehat bisa menyebabkan Anda memiliki kebiasaan bangun tidur dini hari. Contoh gaya hidup tidak sehat adalah memiliki jam tidur yang tidak teratur, mengonsumsi alkohol berlebih, merokok, kurang gerak, dan terlalu banyak duduk. Sebuah riset yang dipublikasikan Journal of Public Health, mengungkapkan bahwa gaya hidup tidak sehat bisa menurunkan kualitas tidur. Soalnya, gaya hidup tidak sehat bisa menyebabkan Anda memiliki kebiasaan bangun tidur tengah malam.
- Rasa Sakit
Nyeri bisa jadi alasan di balik kebiasaan bangun tidur di tengah malam. Terutama, nyeri yang dirasakan lansia. Kelompok usia ini lebih mungkin mengalami nyeri bahu kronis, nyeri leher, maupun radang sendi. Karenanya, apabila Anda mengalami nyeri kronis, konsultasikan dengan dokter agar memperoleh penanganan lanjutan. Sebab, jika diabaikan, gangguan tidur akan semakin sering dikeluhkan.
Bagaimana Mencegahnya?
Beberapa cara bisa Anda lakukan untuk mencegah kebiasaan terbangun dini hari, antara lain:
- Konsisten menetapkan jam tidur malam dan jam bangun di pagi hari
- Tidur dengan suasana kamar yang nyaman, gelap, dan tenang
- Lakukan rutinitas malam hari yang membuat relaks, seperti membaca atau bermeditasi sebelum tidur
- Hindari penggunaan gadgetsaat mendekati waktu tidur
- Hindari minuman kafein sebelum tidur
- Olahraga yang rutin dan teratur
- Jangan makan dan minum berlebihan sebelum tidur
- Hindari konsumsi makanan dan minuman yang dapat membuat perut kembung sebelum tidur
- Berhenti merokok ataupun mengonsumsi alkohol
Sudah tahu, kan, beragam penyebab Anda selalu terbangun jam 2 malam? Jadi, penyebabnya bukan karena hal mistis, ya! Untuk mencegah kebiasaan terbangun dini hari, jaga Kesehatan Anda dengan melakukan tips-tips di atas! Bila kondisi tak kunjung membaik, berkonsultasilah dengan dokter untuk mendapatkan penanganan yang tepat.*(Sumber: KlikDokter.com)





