Olahraga

Tahun Ini Giliran Panther Martial Art (PMA) Kota Bekasi Rebut Mahkota Juara Umum ITN Open VII/2024

124views

Bandung, BANDUNGPOS.ID – Pelaksanaan Kejuaraan Taekwondo Antar Unit se Jawa Barat, Institut Taekwondo Nusantara (ITN)  Open VII tahun 2024 yang digelar selama dua hari, Sabtu dan Minggu (10/3/2024) di Gymnasium UPI, menyisakan catatan prestasi yang fantastis, baik dari sisi penyelenggaraan maupun torehan prestasi yang diraih para atlet yang ikut serta.

Momentum luar biasa ini nampaknya bakal jadi spirit untuk penyelenggaraan ITN Open ditahun mendatang. Bayangkan, jumlah peserta hampir menembus angka 3000. Sebuah angka yang nampaknya sulit ditandingi untuk sebuah event serupa.

“Dari perjalanan persiapan awal sampai finish penyenggaraan, alhamdulilah berjalan lancar. Yang menggembirakan adalah banyaknya atlet muka baru yang muncul sebagai kampiun. Hal serupa ditorehkan pula oleh penyabet predikat juara umum,” ujar Ketua Panpel ITN Open VII tahun 2024 Didin Nurdiansyah, sesaat setelah kejuaraan usai.

Ihwal kiat sukses penyelenggaraan, Didin meyakini betul arti sebuah soliditas antar sesama panitia. Artinya selalu ada perbaikan, evaluasi, koordinasi  dan komunikasi dengan para senior. Dan itu dilakukan sejak awal persiapan sampai usai kejuaraan.

Sementara itu salah seorang penggagas ITN  Open, Master Suryana mengucap syukur alhamdulilah kejuaraan berjalan lancar tanpa kendala. Kesuksesan ini – tutur Master Suryana, tak bisa dilepaskan dari peran serta pelatih, orangtua atlet dan peserta itu sendiri.

“Peran serta orangtua dikejuaraan ini benar-benar kami apresiasi. Mereka bersikap tertib dan taat aturan. Untuk kedepan tentu ITN Open harus lebih baik. Insya Allah bakal ada inovasi-inovasi baru guna lebih menarik peserta, sekaligus menunjukan cabor taekwondo lebih exellent,” ucap Master Suryana seraya menyebut total jumlah penitia yang terlibat di ITN Open mencapai 98 orang dan wasit 95 orang.

Terkait animo peserta yang luar biasa, Master Suryana menegaskan, penggunaan dua lokasi lapangan yang berbeda masih belum memungkinkan. Hal ini menyangkut izin rekomendsi dari Pengprov TI Jabar.

“Meski tidak ada rekomendari dari Pengprov TI Jabar, kita bisa menyiasatinya dengan –, misalnya, penambahan hari kejuaraan. Kita bisa bekerjasama dengan pihak UPI agar pada hari Jumat bisa diberikan kepada kami untuk pelaksanaan kejuaraan,”ujar Master Suryana.

Menurutnya, dengan lahir juara baru bisa dilihat dinamika taekwondo di Jabar. Ternyata banyak potensi yang baru terlihat dan tergali. Misalnya Panther Martial Art (PMA) meski bukan new comer tapi bisa tampil sebagai juara umum. Ini artinya ada potensi yang tersembunyi.

“Karena itulah kita bisa dengan pasti mengatakan, ini adalah keberhasilan pembinaan Pengprov TI Jabar,” tegas Master Suryana.

Adapun mereka yang tampil sebagai juara antara lain, Juara Umum 1 Panther Martial Art (PMA) dari Kota Bekasi dengan merebut 11 emas, 4 perak dan 6 perunggu, juara umum II  Taekwondo Bandung Inten (TBI)  Kota Bandung degan torehan 7 emas, 4 perak dan 3 perunggu. Sementara juara umum III direbut oleh Taekwondo Kota Cirebon (TKC)  dengan berkalungkan 6 emas, 7 perak dan 4 perunggu. (den)

 

 

 

 

 

Leave a Response