Pondasi Literasi Adalah The Art of Language
6 dasar literasi, yaitu literasi baca tulis, numerasi, sains, digital, finansial, serta budaya dan kewargaan, akan membentuk landasan yang kuat untuk pemahaman dunia sekitar kita. (

Oleh Dr. Tjahjo Suprajogo, MSi
Motivator Minat Baca Nasional/PP GPMB/Dosen IPDN
Arti literasi adalah salah satu kunci bagi perkembangan individu dan kemajuan masyarakat. Menguasai 6 dasar literasi, yaitu literasi baca tulis, numerasi, sains, digital, finansial, serta budaya dan kewargaan, akan membentuk landasan yang kuat untuk pemahaman dunia sekitar kita. (Red BP/BNN)
UNTUK LITERASI — dasar berupa baca dan tulis (juga numerik). Fondasi literasi adalah the art of language (skill of language) yang meliputi mendengar (menyimak), berbicara, membaca dan menulis.
Mendengar dan membaca sifatnya reseptif.
Berbicara dan menulis sifatnya produktif.
Literasi asal kata dari littera (aksara/huruf), sehingga diartikan keaksaraan.
Literasi dari kata literatus artinya a learning person.
Literasi paling sederhana dimaksudkan kemampuan mnimal seseorang mampu menuliskan namanya secara sederhana atau mengisi dokumen penting yang diperlukan seseorang (Unesco, 1946an).
Functional literacy diartikan literasi kesejahteraan (Unesco,1965) suatu kemampuan ataupun kecakapan literasi untuk meningkatkan pendapatan maupun pekerjaan yang layak secara ekonomi.
Konsep, definisi dan makna literasi terus berkembang seiring kemajuan teknologi.
Literasi adalah kemampuan ataupun kecakapan mengetahui, memahami, menguasai pengetahuan dan keterampilan, menghitung, menginterpretasi, menganalisa, memanfaatkan komputer, maupun media apapun untuk meningkatkan kualitas hidup (Unesco, 1980, 2007, 2018, …..).
Sebelum dikenal aksara/huruf, literasi di masyarakat pra sejarah/primitif secara semiotika berupa simbol, gambar, tanda-tanda termasuk tanda2 alam dsj.
Sejak dikenal tulisan pertama huruf paku (hyroglif), literasi mulai dikenal melalui tulisan di atas tanah liat yang dikeringkan kemudian memakai pinsil runcing (cuneiform)….
Sampai dikenal tulisa di daun lontar, kulit hewan, papyrus dsj. Terus dikenal kertas dan tulisan baru secara masif sejak adanya mesin cetak oleh Guternberg.
Tradisi manusia paling tua hingga sekarang adalah tradisi bertutur (oral language). Kebiasaan ini menjadi cikal bakal minat baca ataupun literasi dalam artian luas.
Membaca tidak identik dengan membaca aksara/huruf (tulisan) sbgmna asal usul manusia berliterasi.
Literasi tidak identik dengan membaca (sarana/media) berupa buku.
Buku adalah salah satu bahan bacaan.
Bercerita/beorasi/monolog/dialog erat hubungannya dg membaca dan menulis.
Satu dg yang lainnya saling melengkapi, tidak saling menggantikan
(Ong,…….;….)
Perpusnas RI mencoba mengembangkan konsep hierarki literasi dari gathering the book, membaca yg tersurat, memaknai bacaan hingga kemampuan mmproduksi barang dan jasa.
Tingkat pertama merupakan literasi dasar.
Tingkatan berupa produksi barang dan.jasa adalah salah satu impact literasi (terutama di era industri) tetapi bukan satu2nya ukuran.
Mengapa, karena literasi, konsep, definisi dan maknanya tidak monolitik.
Karya tulis adalah salah satu produk dari literasi.
Kegiatan satu buku satu siswa, satu buku satu guru…Bukti produktivitas literasi. Lebih jauh berupa inisiatif, kreativitas dan inovasi dalam berbagai aktivitas (RPJMN 2020-2024).
Literasi menurut NLS (New Literacy Studies) diartikan kritik sosial.
Demikian sedikit yang bisa ditulis... Jonggol, 3 Maret 2024





