Olahraga

2587 Taekwondoin Tampil di ITN Open VII/2024

102views

Bandung, BANDUNGPOS.ID – Kejuaraan Taekwondo Antar Unit se Jawa Barat Institut Taekwondo Nusantara (ITN)  Open VII tahun 2024 kembali digelar, tepatnya mulai Sabtu hingga Minggu (10/3/2024) di Gymnasium UPI Jalan Setiabudhi Kota Bandung.

Seperti penyelenggaraan sebelumnya, ITN Open selalu diminati peserta. Bahkan tahun ini telah menembus angka 2587 peserta. Jumlah yang sangat fenomenal.

Salah seorang penggagas ITN Open, Master Suryana merasa takjub dengan jumlah peserta tahun ini. Menurutnya, hal ini bagus untuk pembinaan jangka panjang sekaligus moment tepat untuk mencetak taekwondoin muda potensial.

“Tak sekadar pembinaan, sebab lewat event ini ada misi yang kami usung,  yakni sebagai salah satu pemberi kontribusi untuk pembinaan prestasi khususnya di kota Bandung dan di Jabar pada umumnya. Selain itu apa yang dilakukan sama dengan teman-teman penyelenggara yang lain. Kita punya standarisasi sehingga gelaran ITN betul-betul kapabel dan berkualitas,” tutur Master Suryana saat jumpa wartawan disalah satu Resto di Kota Bandung, Rabu (7/3/2024).

Agar pembinaan bermuara pada prestasi, akan hadir 5 orang talent scouting dari Pengprov TI Jabar, masing-masing Bayu Firmansyah, Heryanto, Taufik Krisna, Devia dan Siska. Mereka adalah mantan atlet nasional dengan prestasi mumpuni.

“Tentu saya berharap lewat ITN Open, taekwondo Jabar kian melambung sekaligus memberi kontribusi untuk Jabar Hattrick di PON nanti,” ujarnya.

Master Suryana mengucapkan terimakasih kepada Dispora Jabar, Ketua Umum KONI Jabar, Ketua Umum Pengprov TI Jabar, Ketua Umum KONI Kota Bandung, Ketua Pengcab TI Kota  Bandung dan insan pers yang selama ini menjalin kemitraan dengan Pengprov TI Jabar.

“Satu hal yang menggembirakan bagi kami adalah cabor taekwondo akan dipertandingkan di 02SN tingkat Jabar tahun 2024 untuk itu kami juga mengucapkan terimakasih kepada Disdik Jabar yang telah mensuport kami,” kata Master Suryana.

Sementara itu Komisi Pertandingan Pengprov TI Jabar Teddy Sunjaya mengatakan, ITN berawal dari satu klub yang sudah menyebar di Bandung dibawah bimbingan Master Suryana. Selain ajang pembinaan dan prestasi, ajang inipun mengutamakan silaturahmi yang kuat.

“Alhamdulilah sampai gelaran yang ketujuh ini kami selalu solid dalam menjaga silaturahmi hingga event ini berkelanjutan dan selalu terjaga dengan baik,” ujar Teddy.

Dilihat dari sisi Komisi Pertandingan Pengprov TI Jabar,  komposisi peserta yang sudah diminati oleh 24 pengcab itu, berarti ITN Open sudah mendapat tempat dihati para pelaku taekwondo di Jabar.

“Sisi lainnya kita selalu menjaga kualitas, misalnya dengan kehadiran 5 mantan atlet taekwondo sebagai talent scouting. Wasitpun hampir 70 persen wasit nasional serta 7 orang wasit bersertifikat internasional referee. Semuanya akan tampil di ITN Open VII,” kata Teddy.

Penanggungjawab ITN Open Nino Prandono mengucap syukur melihat grafik peningkatan jumlah peserta mulai dari ITN Open I sampai VII. ITN Open  tahun 2016 berjumlah 800 peserta, dan sekarang ITN Open jumlah peserta mencapai 2587 orang.

“Saya berharap mudah-mudahan dengan adanya ITN Open ini bisa menghasilkan atlet-atlet untuk Indonesia. Sekarang atlet Pelatda pun tampil di ITN Open.  Jadi ITN Open ini bisa menjadi semacam kawah candradimuka,” ujar Nino.

Disetiap gelaran ITN Open – ungkap Nino, pihak panpel selalu memberikan yang terbaik agar sisi prestise bisa berdampingan dengan pencapaian prestasi.

Masih dikesempatan yang sama, seksi pertandingan ITN Open Budiono mengatakan, jumlah peserta telah sesuai dengan target. Banyak daerah-daerah menampilkan atletnya sebagai ajang Pra Porprov 2026. ITN Open pun dijadikan semacam pilot project oleh daerah-daerah lain.

“ITN Open tahun ini jumlah pesertanya luar biasa. Kami terpaksa stop diangka 2587 padahal jumlah peserta yang mendaftar mencapai 3700 orang. Jelas ini merupakan rekor peserta terbanyak untuk sebuah event olahraga di Jabar,” ungkap Budiono.

Sementara Ketua panitia pelaksana Didin Nurdiansyah mengungkapkan sebanyak 24 Pengcab TI Se-Jawa Barat ikut ambil bagian pada kejuaraan ini.

“Panitia membuka pendaftaran hanya 2 hari mulai 2 – 4 Februari 2024. Namun animo para taekwondoin begitu besar hingga mencapai 3700,” ujar Didin.

Adapun katagori yang dipertandingkan meliputi Poomsae dan Kyorugi prestasi serta pemula, mulai usia Super Kids (kelahiran 2018), Super Cadet A (kelahiran 2017-2016), Super Cadet B (kelahiran 2015-2014), Super Cadet C (kelahiran 2013-2012), Cadet (kelahiran 2011-2010), Junior (kelahiran 2009-2007) dan kategori Senior, minimal kelahiran 2006. (den)

 

 

 

 

Leave a Response