Daerah

Bengawan Solo Meluap, 4 Kabupaten dan 1 Kota di Jateng Dikepung Banjir

171views

Solo, BANDUNG POS. ID – Empat wilayah kabupaten dan satu kota di Jawa Tengah (Jateng) dikepung banjir, imbas meluapnya Sungai Bangawan Solo yang tak mampu lagi menampung debit air yang begitu tinggi.

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) merilis, meluapnya Sungai Bengawan Solo dipicu hujan dengan intensitas tinggi mengguyur wilayah hulu di Waduk Gajahmungkur sejak beberapa hari terakhir.

Sementara Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Jawa Tengah mencatat, wilayah yang terdampak banjir meliputi Kabupaten Wonogiri, Kabupaten Klaten, Kabupaten Sukoharjo, Kota Surakarta dan Kabupaten Karanganyar.

Selain hujan di kawasan hulu, banjir juga dipicu oleh naiknya intensitas curah hujan di lima wilayah tersebut, atau yang juga dikenal dengan Solo Raya.

BPBD Jateng merinci, wilayah Kabupaten Wonogiri yang terdampak adalah dua desa di satu kecamatan dengan jumlah warga yang terdampak sebanyak 248 orang.

Kemudian Kabupaten Klaten terdapat delapan desa di lima kecamatan yang terdampak, dengan jumlah pengungsi sebanyak 295 orang.

Selanjutnya wilayah Kabupaten Sukoharjo terdapat 13 desa di 3 kecamatan yang terdampak. Sebanyak 2.000 orang dari 6.136 yang terdampak terpaksa harus mengungsi.

Sementara di Kabupaten Karanganyar ada 12 desa di 3 kecamatan yang terdampak. Adapun warga yang terdampak sebanyak 637 orang dengan total kerugian Ro30 juta rupiah.

BPBD Jateng juga mencatat sebanyak 21.846 orang terdampak banjir yang tersebar di 13 kelurahan di Kota Surakarta. Sementara itu sebanyak 4.440 orang harus mengungsi.

Sebagai bentuk upaya penanganan darurat, tiap-tiap BPBD di masing-masing wilayah, dibantu unsur OPD setempat telah memberikan dukungan logistik dan peralatan serta kebutuhan dasar lainnya kepada warga terdampak.

Tim gabungan mengupayakan evakuasi warga serta keselamatan masyarakat menjadi prioritas utama. Tim gabungan juga membuka pelayanan kesehatan di tiap-tiap lokasi pengungsian.

Tak hanya itu, dapur umum juga didirikan di lokasi pengungsian guna membantu para oengungsi

Hingga saat ini, banjir masih menggenangi di beberapa titik. Sebagian besar wilayah ketinggian muka air masih stabil dan belum ada tanda-tanda akan surut, namun ada beberapa lokasi yang sudah mengalami penurunan muka air.(SR/BP)

Leave a Response