Cianjur, BANDUNG POS.ID – Puluhan personel tim SAR gabungan kembali menyisir Sungai Cibinong, Cianjur, untuk mencari pasangan suami istri (pasutri) yang dilaporkan hanyut terseret arus sungai.
Judin (70) dan Hindun (59), warga Kampung Sadarmanah RT 002-RW 002 Desa Ciburial, Kecamatan Cibinong, Cianjur, terseret arus sungai akibat terjatuh dari atas jembatan bambu yang tiba-tiba roboh.
Nasib nahas yang menimpa pasutri ini terjadi pada Kamis (16/2/2023) siang. Namun menginjak hari ketiga pencarian belum membuahkan hasil.
Kepala Kantor SAR Bandung, Jumaril menyebut, dari laporan yang ia terima insiden terjadi pada saat Judin dan istrinya sedang dalam perjalanan pulang setelah seharian menggarap sawahnya.
Pasutri ini biasanya kalau pulang dari sawah suka ngambil jalan pintas dengan menyeberangi sungai. Namun ini kali mereka tidak berani, karena arus sungai sedang meluap setelah diguyur hujan cukup deras.
Judin dan Hindun akhirnya memilih pulang melewati jembatan bambu yang membentang di atas Sungai Cibinong. Nahas, jembatan itu malah tiba-tiba roboh. Pasutri ini pun kecebur ke sungai dan terseret arus.
Aparat desa yang dilapori peristiwa tersebut kemudian melakukan pencarian bersama warga, namun tidak berhasil. Pencarian kemudian dilanjutkan dengan melibatkan BPBD, TNI-Polri, Kantor SAR Bandung, serta relawan.
Pada Jumat kemarin, kata Jumaril, tim SAR gabungan menyisir alur Sungai Cibinong dalam radius sekitar 3 Km. Pencarian juga dilakukan dengan menggunakan satu set aqua eye dan UWSD (Under Water Search Device).
Pada Sabtu ini, pencarian kembali dilanjutkan tim SAR gabungan sejak pagi tadi, namun hingga siang ini korban belum juga dutemukan.(SR/BP)





