Opini

Jejak BANDUNG SMART CITY

200views

Kolom Sosial Politik
Oleh: Ridhazia

WALI Kota Bandung Yana Mulyana di OTT KPK terkait dugaan suap pengadaan CCTV di wilayah Kota Bandung untuk program Bandung Smart City (BSC). Ada belasan lainnya yang ikut di OTT dalam perkara ini.

Kejadian ini tentu saja dapat menghapus harapan penduduk Bandung menikmati kota yang cerdas.

Apa itu BSC?

Konsep smart city ini bertujuan untuk mempermudah segala urusan dengan dukungan konektivitas tinggi dari pemanfaatan teknologi informasi (TI).

Di Indonesia sudah ada 8 kota yang sudah menerapkan Smart City, yakni Jakarta, Semarang, Denpasar, Makassar, Yogyakarta, Surabaya, Banyuwangi dan Bandung. Konsep ini merupakan konsep dunia. Bahkan beberapa kota yang disebut ‘juara super’ karena konsep menikmati keandalan smart city sejak 2019 yakni, Zurich, Oslo, Singapura, Beijing, Seoul dan Hong Kong.

Salah satu penerapan smart city di Bandung adalah layanan akses internet di ruang publik seperti taman-taman kota, tempat-tempat ibadah, seperti masjid, gereja dan lainnya. Tak terkecuali untuk mempercepat layanan pembayaran ongkos transportasi kota seperti angkot atau bus kota dan parkir melalui kartu pintar yang terintegrasi.

Sadayana

BSC akan menyediakan suatu platform yang dinamakan ”Sadayana”, yakni semua aplikasi ada disana dan yang lengkap. Pendek kata, BCC secara konseptual ini mewujudkan smart government dengan pemerintahan yang mampu meningkatkan prinsip transparansi dan akuntabel serta bebas dari praktik KKN.

Melalui penerapan smart economy, Kota Bandung telah memperoleh penghargaan salah satunya dalam Indonesia Digital Economy Award kategori kota pada tahun 2016.*

Ridhazia, dosen senior Fidkom UIN Sunan Gunung Djati, pemerhati komunikasi sosial politik, tinggal di Panyawangan, Cileunyi, Kabupaten Bandung.

Leave a Response