Opini

Akal Sehat BERPOLITIK

242views

Kolom Sosial Politik
Oleh Ridhazia

PEMILIHAN umum sebentar lagi. Ribuan politisi bakal terlibat kontestasi. Beberapa tokoh partai politik malah bakal dicapreskan. Dari pesta demokrasi ini, perbedaan pendapat menjadi keniscayaan. Sebagai satu model kompetisi politik itu merebut simpatik publik.

Perbedaan pendapat dalam berpolitik sejatinya bukan kecerdasan menyerang lawan. Tapi merespon dengan pernyataan atau pertanyaan yang paling argumentatif sebagai kawan.

Disebut argumentatif jika pernyataan bisa menjadi penjelas. Ada bukti dan referensinya. Terbuka dan terukur. Selain mudah diverifikasi dan divalidasi.Jika ada kesalahan bisa cepat dikoreksi.

Jika pun itu pendapat pribadi, tetaplah memanfaatkan anugerah akal sehat. Bukan kemudian bergeser menjadi provokasi yakni menghasut. Apalagi insinuasi yakni menyindir dan menuduh pihak-pihak yang tidak disukai.*

Ridhazia, dosen senior Fidkom UIN Sunan Gunung Djati, pemerhati komunikasi sosial politik, bermukim.di Panyawangan, Cileunyi, Kabupaten Bandung.

Leave a Response