Opini

Terbunuhnya SANG POLITISI

182views

Kolom Sosial Politik
Oleh Ridhazia

WISINTON Churchill (1884-1965) pernah menyatakan kalau dalam perang manusia terbunuh sekali. Tapi dalam politik bisa terbunuh berkali-kali.

Itu pula yang menjadi alasan para psikolog menafsirkan kalau ketidakpastian dalam dunia politik menjadi jebakan yang paling mempengaruhi kesehatan mental para politisi. Pasalnya iklim politik tidak pernah bisa diprediksi.

Adalah psikiater Dame Jane Roberts dalam bukunya “Losing Political Office” mengatakan gangguan mental itu berkorelasi dengan kehilangan identitas. Setidaknya kestabilan emosi tidak tegak lurus.

Sebuah studi dari University Medical Center yang membongkar kembali file sejarah kesehatan 37 presiden Amerika Serikat menemukan fakta sebagian besar para presiden negara adikuasa itu memenuhi kriteria diagnostik depresi. Yakni mengalami gangguan kecemasan dan gangguan bipolar.*

Ridhazia, dosen senior Fidkom UIN Sunan Gunung Djati, pemerhati komunikasi sosial-politik, bermukim di Panyawangan, Cileunyi, Kabupaten Bandung.

Leave a Response