Olahraga

Blunder Teja Paku Alam, Laga Tandang Persib Kontra Barito Putra Harus Berakhir Kecewa

238views

Bandung, BANDUNGPOS.iD – Laga tandang Persib Bandung kontra Barito Putera harus berakhir dengan kekecewaan. Persib menelan kekalahan dari Barito Putera (2-1) pada laga lanjutan Liga 1 2022/2023 di Stadion Demang Lehman, Senin 27 Februari 2023.

Anak asuh Luis Milla harus menerima kekalahan dari Barito Putera setelah sempat unggul lewat tembakan keras dari jarak dekat David da Silva. Namun dibabak kedua Persib mendapat tekanan setelah bermain dengan 10 pemain akibat blunder Teja Paku Alam diusir wasit karena menahan bola dengan tangannya di luar kotak penalti.

Atas kekalahan itu, tidak hanya membuat kecewa bobotoh tapi juga skuad Persib. Seperti disampaikan bek Persib, Achmad Jufriyanto. Jupe–sapaan akrab Achmad Jufriyanto—mengakui, timnya sempat kehilangan konsentrasi.

Jupe pun tak menampik jika Persib cukup kesulitan setelah kehilangan penjaga gawang Teja Paku Alam yang mendapatkan kartu merah.

“Sulit buat kita bermain pada saat tandang, khususnya dengan jumlah pemain lebih sedikit. Tapi, di sini memang kita sedikit kurang fokus dengan beberapa crossing yang mereka lakukan dan akhirnya dihukum dengan dua gol,” ujarnya dalam sesi konferensi pers usai laga dilansir dari laman klub.

Kendati demikian, pemain bernomor punggung 16 ini tak mau terus larut dalam kesedihan. Jupe mengajak rekan-rekannya untuk segera bangkit.

Bek Persib, Achmad Jufriyanto. (Foto: laman Persib)

“Masih ada delapan pertandingan. Kita tidak hanya fokus di pertandingan ini. Tapi akan fokus mengejar PSM (Makassar) yang kini terpaut 4 poin. Itu yang menjadi fokus kita sekarang. Masih banyak cara untuk menjadi juara,” tegasnya.

Berbanding Terbalik

Sementqra menurut Pelatih Persib Luis Milla, Persib sebetulnya tampil sangat baik di babak pertama. Terlihat skema yang dijalankannya berjalan sangat baik, sekaligus berhasil unggul terlebih dahulu melalui bola sepakan kerasa David da Silva.

Namun di babak kedua, permainan Persib sangat berbanding terbalik karena tampil dengan 10 pemain setelah Teja Paku Alam diusir wasit karena menahan bola oleh tangannya di luar kotak penalti.

“Pertama-tama saya mau mengucapkan selamat kepada Barito Putera yang berhasil memenangkan pertandingan. Saya rasa mereka bermain dengan sangat bagus dan bermain lebih baik dari kami,” ungkapnya kepada awak media dalam sesi jumpa pers usai laga, seperti dilansir laman Republikbobotoh.

“Menurut saya ini seperti ada dua permainan dalam satu pertandingan. Yang pertama laga di babak pertama hingga akhirnya ada kejadian Teja harus keluar dan tim bermain dengan sepuluh pemain, kiper kami harus keluar,” ujar Luis Milla.

Perbedaan jumlah pemain tersebut, memaksa Luis Milla memutar otak untuk berusaha mengoptimalkan skuatnya demi mempertahankan keunggulan. Sehingga di awal babak kedua, ia mengubah skema permainannya dengan harapan Persib bisa mempertahankan keunggulan.

Akan tetapi rencana yang disiapkannya tak berjalan secara baik. Pasalnya perbedaan jumlah pemain sangat mempengaruhi skema permainannya dan secara spontan, Persib tampil lebih bertahan.

“Setelah Teja keluar, di babak kedua kami punya banyak masalah terutama untuk meredam crossing-crossing lawan, kami memberi mereka kesempatan untuk melepaskan umpan silang, itu sebenarnya bukan konsep dari permainan kami dan akhirnya kami kalah,” tambahnya.

Pria asal Spanyol itu juga berharap, kekalahan ini segera dilupakan anak asuhnya. Terlebih Persib harus mempersiapkan timnya secara baik, mengingat laga selanjutnya akan lebih berat menghadapi tim rival, Persija Jakarta.

“Tapi yang terpenting saat ini adalah menghadapi laga berikutnya karena kami akan menghadapi lawan yang bagus, melawan rival kami yaitu Persija. Kami harus menatap laga dengan perasaan bagus, mungkin hari ini kami mendapat musibah tapi kami harus bangkit dan melanjutkan perjuangan,” tutupnya.(drd/bp)

Leave a Response