KABUPATEN BANDUNG, BANDUNGPOS.ID – Dalam rangka mengembangkan pembelajaran literasi awal al Quran bagi anak, Tim Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) Universitas Islam Bandung (Unisba) yang diketuai Dr. Helmi Aziz, M.Pd.I dengan tim Dinar Nur Inten, M.Pd, Dewi Mulyani, M.Pd.I dan Haditsa Qur’ani Nurhakim, S.Pd., M.Pd melaksanakan kegiatan pendampingan bagi para guru madrasah di Kecamatan Pangalengan Kabupaten Bandung. Rangkaian pendampingan guru dilaksanakan sejak Februari hingga Mei 2023.
Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) bertajuk ‘Pendampingan Guru Madrasah Diniyah dalam Melaksanakan Pembelajaran Literasi Awal al Quran bagi Anak di Kecamatan Pangalengan Kabupaten Bandung’ adalah untuk meningkatkan kemampuan guru dalam pembelajaran al Quran agar lebih menarik dan bermakna. Selain itu, kegiatan ini juga bertujuan menciptakan pembelajaran al Quran yang efektif dan efisien dengan mengenalkan ragam metode dan teknik pembelajaran, seperti metode Iqra, Cordobana, metode Tilawati dan metode Qiraati. Ragam metode pembelajaran tersebut dituangkan dalam rencana pembelajaran yang disusun guru madrasah.
Ketua Yayasan Al-Muqoddasah Drs. H. Cahra Sumpena, M.Pd, menyampaikan apresiasi dan mengucapkan terima kasih kepada seluruh tim PkM dan peserta yang animonya besar.
“Semoga PkM oleh tim Unisba ke depan lingkupnya lebih luas sehingga penerima manfaatnya lebih luas,” ujarnya.
Ia menambahkan, sebagai pejuang dalam Pendidikan Islam, Guru Madrasah diharapkan lebih semangat untuk selalu menambah wawasan dan berkarya.
Ketua Tim PkM, Helmi Aziz menyampaikan bahwa di era disrupsi yang penuh tantangan diharapkan guru Madrasah tetap semangat meningkatkan kompetensi dan banyak melakukan inovasi agar pembelajaran Al-Quran di Madrasah lebih berkualitas dan bermakna dengan kemasan yang menyenangkan.
Peserta pendampingan ini antusias saat mengikuti kegiatan ini. Kegiatan ini diikuti enam lembaga Madrasah Diniyah Takmiliyah di Kecamatang Pangalengan, yaitu Sabilul Khoir, Miftahul Jannah, Baetul Jannah, Nurul Falah, Raudlatul Jannah, dan Al-Muqoddasah. Salah seorang peserta merasa bersyukur dapat mengikuti kegiatan ini.
“Alhamdulillah, sudah mengikuti kegiatan pembinaan PKM dari Unisba. Harapannya semoga masih ada pembinaan selanjutnya. Selain Yaman Samadi, S.Pd,I ada juga Yanti, S.Pd.I, yang mengatakan kegiatan ini sebagai pengembangan diri bagi guru MDTA untuk semangat mengabdi dan meningkatkan pengetahuan”, ujarnya.
Selain tercapaiannya kompetensi peserta pendampingan, luaran dari kegiatan ini adalah tersusunnya Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Al-Quran yang sesuai dengan kaidah keilmuan rencana pembelajaran. Kedua, dampak kegiatan berupa pembelajaran yang dilaksanakan guru madrasah berlangsung menyenangkan dan bermakna. Selanjutnya ketiga, bertambahnya kompetensi guru seputar model, media dan metode literasi Al-Quran bagi anak.(ask/bp)





