Kolom Mahasiswa

Fashion Generasi Z

103views

Oleh  Amila Nadidah

Generasi Z, yang tumbuh di era digital dan terhubung secara global, membawa pengaruh yang kuat dalam dunia fashion. Mereka tidak hanya konsumen, tetapi juga pencipta konten di media sosial yang memainkan peran kunci dalam menentukan tren. Gaya mereka mencerminkan keinginan untuk unik, autentik, dan seringkali mengeksplorasi batas-batas tradisional.

Generasi Z, yang tumbuh di era digital dan terhubung secara global, membawa pengaruh yang kuat dalam dunia fashion. Mereka tidak hanya konsumen, tetapi juga pencipta konten di media sosial yang memainkan peran kunci dalam menentukan tren. Gaya mereka mencerminkan keinginan untuk unik, autentik, dan seringkali mengeksplorasi batas-batas tradisional.

Berbeda dengan generasi sebelumnya, generasi Z cenderung lebih terbuka terhadap konsep genderless fashion. Mereka menolak norma-norma konvensional terkait gender dalam pilihan pakaian mereka, memilih pakaian yang mereka rasa mencerminkan identitas mereka tanpa terbatas oleh stereotip.

Berbelanja secara online menjadi pilihan utama bagi Generasi Z. Mereka tidak hanya mencari pakaian, tetapi juga pengalaman berbelanja yang unik dan terkoneksi secara sosial. Platform e-commerce dan aplikasi fashion menjadi tempat eksplorasi gaya dan pertukaran inspirasi.

Fenomena “thrifting” atau berbelanja di toko-toko secondhand juga menjadi tren yang signifikan di kalangan generasi Z. Mereka menyukai pakaian vintage karena keunikan dan keberlanjutannya, sambil mengurangi dampak lingkungan yang disebabkan oleh produksi pakaian baru.

Kemampuan generasi Z untuk mengadopsi dan mengubah tren dengan cepat tercermin dalam konsep “fast fashion.” Mereka tidak ragu untuk mencoba berbagai gaya tanpa harus mengikuti aturan tradisional. Ini menciptakan dinamika yang cepat dalam industri fashion, di mana tren dapat muncul dan menghilang dengan sangat cepat.

Pentingnya pesan sosial dan keberlanjutan juga menjadi faktor kunci dalam pilihan fashion generasi Z. Mereka cenderung memilih merek-merek yang memiliki nilai dan misi yang sejalan dengan pandangan mereka tentang dunia, memberikan dampak positif melalui pilihan konsumsi mereka *

* Amila Nadidah,  peminat masalah fashion, mahasiswa Ilmu Komunikasi FISIP Universitas Pasundan (Unpas), bermukim di  Cibeunying Kaler, Kota bandung, Jawa Barat.

Leave a Response