Olahraga

Gito, “Angkat Berat Siap Cetak Hattrick d PON XXI”

59views

Bandung, BANDUNGPOS.ID – Sebuah poster besar ditempel di dinding tempat latihan angkat berat di komplek GOR Pajajaran Jalan Pajajaran Kota Bandung. Kalimatnya sangat kental dengan misi perjuanga dilapangan, yakni “Lebih Baik Mandi Keringat di Tempat Latihan Daripada Mandi Air Mata di Tempat Pertandingan”. Dibawahnya tertulis Jabar Hattrick serta sederet kalimat pamungkas, “Tidak Mau Jadi Turis d PON XXI/2024 Sumut-Aceh”.

Ketua Umum Pengprov Perkumpulan Angkat Berat Seluruh Indonesia (Pabersi) Jabar, Sugito mengatakan, poster dengan kalimat tersebut pada gilirannya diharapkan mampu melecut dan memotivasi atlet angkat berat Jabar untuk berprestasi di PON September mendatang, sekaligus memberi kontribusi terwujudnya Jabar Hattrick.

“Sampai saat ini persiapan baru mencapai sekitar 50 persen, Nah usai lebaran kita berlatih lebih all out lagi. Dalam seminggu berlatih 6 kali. Hari Minggu kita libur. Senin sampai Rabu latihan beban. Sementara hari Kamis berlatih fisik di lintasan atletik GOR Pajajaran. Usai itu Jumat dan Sabtu kembali latihan beban,” ujar Gito, Senin (26/2/2024).

Sebagai Ketum Pengprov Pabersi Jabar, Gito tidak berpangku tangan. Dia langsung memberi arahan kepada atlet dengan didampingi pelatih Usdi Pemana dan Tri Haryanto.

Saat disinggung ihwal makanan dan minuman (mamin) untuk atlet angkat berat Jabar Gito mengatakan sejauh ini tidak ada masalah. Apa yang diberikan KONI Jabar – ujar Gito, diterima dengan baik. Atletpun tidak berkeluh kesah dengan mamin ini.

“Yang penting mamin untuk atlet bisa terpenuhi dengan baik. Dengan KONI pun sudah ada kesepakatan bahwa mamin untuk atlet Pabersi sudah terpenuhi dan tidak ada masalah. Aturan dari KONI Jabar kita ikuti karena KONI juga mungkin dananya terbatas,” ujar Gito.

Soal target di PON nanti, Pabersi sebetulnya membidik 7 emas. Namun keinginan KONI 9 emas. Hal ini ada kaitannya dengan hasil di Pra PON beberapa waktu lalu di Pringsewu, Lampung, dimana di Pra PON tersebut atlet angkat berat Jabar berhasil menyabet 9 emas.

“Kalau melihat hasil di PON Papua, angkat berat Jabar menjadi juara umum dengan menyabet 8 emas. Saat itu taget dari KONI 5 emas. Insya Allah target 9 emas dari KONI di PON nanti bisa kita wujudkan,” tutur Gito yang juga menjabat Dewan Wasit di PB Perbasi.

Menurut Gito, atlet Pabersi Jabar yang berpotensi meraih emas di PON nanti mendapat intensifikasi khusus (insus) dari KONI Jabar. Sebanyak 9 atlet mendapat insus. Kesembilan atlet ini adalah yang meraih medali emas di Pra PON beberapa waktu lalu.

Gito bertekad angkat berat Jabar harus hattrick di PON, menyusul kesuksesan sebagai juara umum di PON Jabar tahun 2016 dan PON Papua tahun 2021.

“Angkat berat berupaya keras mencetak hattrick, ini sebagai upaya memberi kontribusi untuk terwujudnya Jabar Hattrick. Kerja keras kami saat berlatih mudah-mudahan memberi hasil maksimal untuk KONI dan seluruh masyarakat Jabar,” tegas Gito. (den)

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Leave a Response