
KAB. BANDUNG, BANDUNGPOS ID.
Hari ke-4 Bulan Ramadhan 1445 H / 2024 M. Sambil ngabuburit Pemkab Bandung melaksanakan Rembug Bedas yang ke-93 di Gor Four Desa Banyusari, Kecamatan Katapang, Jum’at (15/3).
Rembug Bedas sendiri merupakan ajang silaturahmi antara Bupati Bandung dengan masyarakat untuk berdialog tentang kebijakan, program, permasalahan, sekaligus dalam rangka menyerap aspirasi masyarakat.

Turut mendampingi Bupati Bandung Dadang Supriatns para Asisten dan jajaran Kepala Dinas di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bandung. Pelaksanaan Rembug Bedas tersebut turut dihadiri Forkopimcam Katapang, para Ketua RT, RW, kader PKK, Lembaga Pemberdayaan Masyarakat Desa, guru ngaji, dan berbagai stakeholder.
Kepala Desa Banyusari H. Dino Rachmaniar dalam smbutanya menyampaikan, mengapresiasi pelaksanaan kegiatan Rembug Bedas tersebut.
“Pelaksanaan Rembug Bedas ini sangat luar biasa, karena para pejabat turun langsung ke lapangan untuk mensosialisasikan program-program Pak Bupati Bandung. Ini sangat bermanfaat bagi masyarakat umum khususnya masyarakat Desa Banyusari
Curhatsn masyarakat Shopyan mènjelaskan, masyarakat Desa Banyusari 70 presen adalah petani namun kelangkaan pupuk menjadi kendala. Mohon ke bapak Bupati untuk diptioritaskan keadaan pupuk ke daerah Banyusari inii, pintanya.
Dadamg Supriatna mengatakan, bahwa Pemkab Bandung memprogramkan 88.000 petani di Kabupaten Bandung untuk mendapatkan hibah. Sebelumnya, Pemkab Bandung sudah mengelontorkan anggaran hibah Rp25 miliar untuk 50.000 petani, dan sisanya 33.000 petani lagi akan mendapatkan program hibah secara bertahap.
“Diharapkan kedepannya bisa dianggarkan lagi sebesar Rp40 miliar untuk pemberian hibah kepada 88.000 petani di Kabupaten Bandung,” katanya
Kang DS panggilan akarab Bupati Bandung menambahkan, ” Untuk mengatasi kelangkaan pupuk bagi petani Inaya Allah Kabupaten Bamdung akan membikin pabtik pupuk”, imbuhnya. (Id/bnn)





