SD dan SMP Kota Tasikmalaya Menunggu Kepala Sekolah Definitif
SD dan SMP Kota Tasikmalaya Menunggu Kepala Sekolah Definitif
Tasikmalaya, BANDUNGPOS.ID – Nasib 50 calon kepala sekolah hasil seleksi akhir tahun 2022 di lingkungan Dinas Pendidikan Kota Tasikmalaya masih belum jelas. Karena, hingga saat ini belum mendapatkan kepastian penempatan dari Pemerintah Kota Tasikmalaya.
Di sisi lain kepala sekolah, khususnya yang di tingkat sekolah dasar (SD) sudah banyak yang menjadi pelaksana tugas (Plt). Tentunya untuk mengisi kekosongan karena kepala sekolah sebelumnya pensiun.
Hal itu yang ditanyakan oleh awak media kepada Dinas Pendidikan (Disdik) dan Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Tasikmalaya.
Kepala Bidang Pembinaan Guru dan Tenaga Kependidikan (PGTK) Disdik Kota Tasikmalaya H. Cecep Susilawan,. M.Pd mengatakan, Disdik Kota Tasikmalaya sudah melakukan pengusulan untuk penempatan 50 calon kepala sekolah hasil seleksi tahun kemarin yakni untuk 45 calon kepala SD dan lima kepala calon kepala SMP di lingkungan Disdik Kota Tasikmalaya
“Segala sesuatu sudah dimasukkan, sehingga tinggal menunggu pelantikan. Sedangkan untuk pelantikan wewenangnya langsung Pemerintah Kota Tasikmalaya,” katanya.
Tentang berapa jumlah yang akan ditempatkan tergantung kebutuhan. Namun, kalau sampai Mei tahun ini, dimungkinkan bisa 45 calon kepala sekolah bisa terserap.
“Jadi tidak ada yang menunggu untuk jenjang SD, sedangkan untuk SMP masih menunggu, karena masih ada calon kepala sekolah yang dulu antre” ujarnya.
Kepala BKPSDM Kota Tasikmalaya, Gun Gun Pahlagunara,. S.IP menyampaikan, sebanyak 50 calon kepala sekolah untuk SD dan SMP untuk di lingkungan Dinas Pendidikan Kota Tasikmalaya sedang dalam proses. “Masih dalam proses untuk melakukan pelantikan dan diusahakan secepatnya,” katanya.
Mengingat, sebelumnya sesuai data dari sistem informasi manajemen pegawai yang ada di sekolah yang masuk pensiun banyak. “Untuk guru dan kepala SD yang pensiun tahun 2023 adalah 232 orang, sedangkan guru dan kepala SMP yang pensiun 63 orang,” ujarnya.**(rm/bp)





