Warga Kecewa Dengan Caleg PAN No. 2 DPRD Kabupaten Bandung, No. 2 DPRD Provinsi Jabar dan No. 2 DPR RI

KAB. BANDUNG, BANDUNGPOS ID.
Berbagai cara para Caleg (Calon Legislatif) melakukan upaya untuk mendulang suara di wilayah Dapil (Daerah Pemilihan) dan agar mendapat dukungan dari simpatisannya.
Partai Amanat Nasiona (PAN) menggelar kegiatan Sosialisasi Pemenangan Caleg Pemilu 2024, dilaksanakan di Gor Cihanjawar Desa Margamulya, Kecamatan Pasirjambu, Kabupaten Bandung, Senin (19/12).
Para caleg PAN yang mensosialisakan serta memerkenalkan diri tersebut yakni Caleg nomor urut 2 DPRD Kabupaten Bandung H.Agus T Wahyu S.Ip. Caleg nomor urut 2 DPRD Provinsi Jawa Barat Nisya Ahmad dan Caleg nomor urut 2 DPR RI Jabar 2 Jeje Rietchie Ismail.
Ketiga kandidat caleg tersebut semula mendapat simpati dan masyarakat sangat antausias untuk mengikuti sosialisasi tersebut, namun ketika acara sosialisasi berakhir warga berbalik menjadi kecewa dan beranggapan telah di bohongi oleh tim sukses dari ketiga caleg tersebut.Yang dijanjikan akan diberi uang tranfort dan sembako tapi nyatanya hanya diberi minyak goreng satu liter.

Menurut salah seorang warga desa Cisondari berinisial L (56) yang hadir pada kegiatan sosialisasi tersebut mengatakan, sangat kecewa karena telah dibohongi dengan janjii tim sukses, tuturnya.
“Saya hadir karena mendapat undangan bukan datang tanpa diundang, dan saya hadir berusaha hadir tepat waktu, dan 13,30 WIB. saya sudah hadir di ruangan tempat pelaksanan kegiatan,”terangnya.
Terus terang semula saya tertarik dan simpati kepada tiga caleg tersebut, namun ketika acara berakhir saya dan seluruh undangan yang hadir tinggal begitu saja. Dan cuma di kasih satu botol minyak goreng berisi 1 Liter. Itupun harus berjalan kaki dulu kurang lebih 400 metet dari Gor Cihanjawar Rw 01/15 Kampung Pamekaraam
menuju ke kedianan Caleg nomor urut 2 DPRD Kabupaten Bandung H.Agus T Wahyu di Rt 3/6 Kampung warung Margamulya.
Terus terang kami seluruh peserta undangan merasa kecewa,karena sebelumnya kami di iming imingi akan di beri uang transport sebagai pengganti uang bensin juga akan di beri sembako berupa beras dan bahan pokok lainnya,tapi kenyataannya kami cuma di beri satu botol minyak goreng saja, ungkapnya. (Id/bnn)





