Opini

K-LIK Program Unggulan Kota Bandung

485views

Oleh Muliani Herman,.SPd

K-LIK (Kios Literasi Kewirausahaan Kewilayahan) merupakan program Inovasi Literasi yang bertujuan untuk meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai bagaimana membangun kehidupan yang lebih baik diberbagai segi seperti sosial, ekonomi dan lainnya.  Pola itu dilakukan dengan mengolah informasi mengenai  mengelola lingkungan dan mengimplementasikan tindakan yang dibutuhkan. Pada saat yang sama dapat  menyelesaikan masalah kesejahteraan dengan tahapan yang sistematis, sehingga menjadi solusi bagi berbagai masalah yang ada. Pemerintah, komunitas, pelaku usaha, sekolah dan masyarakat maupun  dinas yang terkait di Kota Bandung. KLIK sendiri  bertujuan untuk memperkuat program Pemkot Bandung yang telah ada, dengan titik berat pelaksanaan KLIK adalah Program Lingkugan Kota Bandung menuju ke kewirausahaan yang menjadikan masyarakat mandiri dan berdaya aktivasi budaya baca, kang pisman,  dan buruan sae.

K-LIK merupakan sebuah program Literasi menyeluruh yang diinisiasi oleh Pokja Literasi Kota Bandung  bersama Dinas Arsip dan Perpustakaan  Kota Bandung  bersinergi dengan  dinas terkait kewilayahan dan komunitas literasi Infinity . dDinas dimaksud diantaranya Dinas Lingkungan Hidup, Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian, Dinas Pendidikan ,  Dinas Kesehatan, Dinas Koperasi & UMKM, Dinas Perdagangan dan Industri , Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Bandung

Tujuh  Langkah  pelaksanaan KLIK, yaitu bermuara pada kegiatan literasi , Kegiatannya  bekerja sama dengan sponsor & produk unggulan di kewilayahan, bisa bertempat di Kios ataupun warung yang tersedia.  Bisa juga bekerja sama  dengan sponsor profit yang dihasilkan, disisihkan untuk program KLIK  sebesar 10 persen.

Selama ini Kelurahan Padasuka Kecamatan Cibeunying Kidul, Kelurahan Lingkar Selatan, Kelurahan Turangga Kec Lengkong melalakukan kampanye  makanan sehat menghindari penyakit  jantung, diabetes dan lainnya dan bekerja sama dengan produk Cheap O Pasta  &  produk unggulan di kewilayahan. berupa warung di halaman samping rumah pegiat K-LIK Kecamatan.  Profit yang dihasilkan, disisihkan untuk program KLIK Tahapan berikutnya  sebesar 10 persen.

Tahapan KLIK 1  Pendirian UMKM START UP
 Library in the box merupakan pusat belajar dan pusat aktivasi budaya  baca , diataranya berlokasi di UMKM Start-up  ataupun di pojok baca yang tersedi. Profit yang disisihkan dari Start-up melibatkan   lapisan masyarakat dapat  mensukseskan  program ini secara sampling, diharapkan satu rukun tetangga dapat melibatkan sebanyak lima rumah, sehingga di setiap rukun warga  ada beberapa rumah ada yang menjadi tim pelaksana BBSO di kewilayahan.  Warga mengumpulkan  sampah  sampah organik, oleh petugas. Tentunya sebelumnya ada pelatihan dari DLH atau  komunitas (pemilahan dan pengelolaan  sampah organik,  menciptakan value dari sampah organik) agar dapat dibeli oleh pengepul di Kewilayahan. Pengepulnya boleh siapa saja dan mereka mendapat bagi hasil langsung dari penjualan sampah organik.  Mereka memiliki hak untuk mengelola sampah organik menjadi kompos.

Pelaksanaan Program Buyback Sampah Organik (BBSO) sampah organik yang dikumpulkan kewilayahan menentukan area untuk pengumpulan dan jadwalnya sehingga terkumpul setiap hari sebagai syarat utama untuk Komposting. Mengimplementasikan hasil pelatihan Komposting dari DLH atau Komunitas Lingkungan

Program Read Aloud untuk siswa SD dan sedetajat, bertujuan untuk mengajari anak-anak teknik membaca cerita klasik dunia berbahasa Inggris sehingga anak anak bisa menyukai membaca dan menumbuhkan budaya kegemaran membaca di kalangan anak anak.  Kewilayahan membuat pelatihan dan lomba untuk mencari dua orang terbaik dari masing -masing kelurahan untuk mewakili kecamatan di lomba yang diseleggarakan oleh pokja literasi di tingkat kewilayahan kecamatan setiap 6 bulan sekali . Pelatihan dan Lomba dilaksanakan melalui kerjasama dengan sekolah ndi masing- masing kecamatan

Setiap Kelurahan dan Kecamatan akan menanam  satu atau dua  jenis tanaman tematik di seluruh wilayah area dengan sampling  satu  RT untuk tahap awal. Kemudian, hasil panen akan dikembangkan menjadi produk unggulan tematik, pelatihan penanaman tematik dilaksanakan oleh DKKP dan pembuatan produk dilaksanakan oleh Dinas Koperasi & UMKM Kota Bandung atau disdagin komunitas dan sponsor

Ketika semua langkah pelaksanaan tahapan KLIK 1-6 terlaksana  maka selanjutnya adalah Festival KLIK. Tujuan utama Festival KLIK adalah menjadi parameter bahwa  tahap 1-6 sudah bisa menghasilkan pengelolaan lingkungan yang berkesinambungan.  Mewujudkan ketahanan pangan wilayah dan membangun mental wirausaha yang menjadikan masyarakat berdaya. Bentuk Lomba Read aloud di kecamatan (10-16 Pemenang), kreativitas produk hasil penanaman tematik, pameran fotografi dari kegitan selama tahap 1-6,  yang merupakan hasil dari tahapan 1-6, Bisa menjadi dasar pengukuhan kampung wisata literasi oleh Disparbud  Kota Bandung.

K-LIK akan menjadi solusi dan antisipasi berbagai masalah di masyarakat, baik masalah pegelolaan informasi, masalah lingkungan dan masalah kemampuan menjadi tangguh dimasa sulit sehingga apabila semua tahapan K-LIK terwujud,  ketahanan pangan, kesejahteraan, kesehatan yang baik dan kemampuan mengelola informasi yang akan menjadi modal untuk kesigapan menghadapi berbagai tantangan akan  terwujud juga. Membaca akan menjadi bagian dari kebutuhan dalam kehidupan sehari-hari. ( Penulis Ketua Komunitas Infinity dan Ketua Bidang Litbang Pokja Literasi Kota Bandung)

 

Leave a Response