Oleh Muliani Herman,.SPd
K-LIK (Kios Literasi Kewirausahaan Kewilayahan) merupakan program Inovasi Literasi yang bertujuan untuk meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai bagaimana membangun kehidupan yang lebih baik diberbagai segi seperti sosial, ekonomi dan lainnya. Pola itu dilakukan dengan mengolah informasi mengenai mengelola lingkungan dan mengimplementasikan tindakan yang dibutuhkan. Pada saat yang sama dapat menyelesaikan masalah kesejahteraan dengan tahapan yang sistematis, sehingga menjadi solusi bagi berbagai masalah yang ada. Pemerintah, komunitas, pelaku usaha, sekolah dan masyarakat maupun dinas yang terkait di Kota Bandung. KLIK sendiri bertujuan untuk memperkuat program Pemkot Bandung yang telah ada, dengan titik berat pelaksanaan KLIK adalah Program Lingkugan Kota Bandung menuju ke kewirausahaan yang menjadikan masyarakat mandiri dan berdaya aktivasi budaya baca, kang pisman, dan buruan sae.
K-LIK merupakan sebuah program Literasi menyeluruh yang diinisiasi oleh Pokja Literasi Kota Bandung bersama Dinas Arsip dan Perpustakaan Kota Bandung bersinergi dengan dinas terkait kewilayahan dan komunitas literasi Infinity . dDinas dimaksud diantaranya Dinas Lingkungan Hidup, Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian, Dinas Pendidikan , Dinas Kesehatan, Dinas Koperasi & UMKM, Dinas Perdagangan dan Industri , Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Bandung
Tujuh Langkah pelaksanaan KLIK, yaitu bermuara pada kegiatan literasi , Kegiatannya bekerja sama dengan sponsor & produk unggulan di kewilayahan, bisa bertempat di Kios ataupun warung yang tersedia. Bisa juga bekerja sama dengan sponsor profit yang dihasilkan, disisihkan untuk program KLIK sebesar 10 persen.
Selama ini Kelurahan Padasuka Kecamatan Cibeunying Kidul, Kelurahan Lingkar Selatan, Kelurahan Turangga Kec Lengkong melalakukan kampanye makanan sehat menghindari penyakit jantung, diabetes dan lainnya dan bekerja sama dengan produk Cheap O Pasta & produk unggulan di kewilayahan. berupa warung di halaman samping rumah pegiat K-LIK Kecamatan. Profit yang dihasilkan, disisihkan untuk program KLIK Tahapan berikutnya sebesar 10 persen.
Tahapan KLIK 1 Pendirian UMKM START UP
Library in the box merupakan pusat belajar dan pusat aktivasi budaya baca , diataranya berlokasi di UMKM Start-up ataupun di pojok baca yang tersedi. Profit yang disisihkan dari Start-up melibatkan lapisan masyarakat dapat mensukseskan program ini secara sampling, diharapkan satu rukun tetangga dapat melibatkan sebanyak lima rumah, sehingga di setiap rukun warga ada beberapa rumah ada yang menjadi tim pelaksana BBSO di kewilayahan. Warga mengumpulkan sampah sampah organik, oleh petugas. Tentunya sebelumnya ada pelatihan dari DLH atau komunitas (pemilahan dan pengelolaan sampah organik, menciptakan value dari sampah organik) agar dapat dibeli oleh pengepul di Kewilayahan. Pengepulnya boleh siapa saja dan mereka mendapat bagi hasil langsung dari penjualan sampah organik. Mereka memiliki hak untuk mengelola sampah organik menjadi kompos.
Pelaksanaan Program Buyback Sampah Organik (BBSO) sampah organik yang dikumpulkan kewilayahan menentukan area untuk pengumpulan dan jadwalnya sehingga terkumpul setiap hari sebagai syarat utama untuk Komposting. Mengimplementasikan hasil pelatihan Komposting dari DLH atau Komunitas Lingkungan
Program Read Aloud untuk siswa SD dan sedetajat, bertujuan untuk mengajari anak-anak teknik membaca cerita klasik dunia berbahasa Inggris sehingga anak anak bisa menyukai membaca dan menumbuhkan budaya kegemaran membaca di kalangan anak anak. Kewilayahan membuat pelatihan dan lomba untuk mencari dua orang terbaik dari masing -masing kelurahan untuk mewakili kecamatan di lomba yang diseleggarakan oleh pokja literasi di tingkat kewilayahan kecamatan setiap 6 bulan sekali . Pelatihan dan Lomba dilaksanakan melalui kerjasama dengan sekolah ndi masing- masing kecamatan
Setiap Kelurahan dan Kecamatan akan menanam satu atau dua jenis tanaman tematik di seluruh wilayah area dengan sampling satu RT untuk tahap awal. Kemudian, hasil panen akan dikembangkan menjadi produk unggulan tematik, pelatihan penanaman tematik dilaksanakan oleh DKKP dan pembuatan produk dilaksanakan oleh Dinas Koperasi & UMKM Kota Bandung atau disdagin komunitas dan sponsor
Ketika semua langkah pelaksanaan tahapan KLIK 1-6 terlaksana maka selanjutnya adalah Festival KLIK. Tujuan utama Festival KLIK adalah menjadi parameter bahwa tahap 1-6 sudah bisa menghasilkan pengelolaan lingkungan yang berkesinambungan. Mewujudkan ketahanan pangan wilayah dan membangun mental wirausaha yang menjadikan masyarakat berdaya. Bentuk Lomba Read aloud di kecamatan (10-16 Pemenang), kreativitas produk hasil penanaman tematik, pameran fotografi dari kegitan selama tahap 1-6, yang merupakan hasil dari tahapan 1-6, Bisa menjadi dasar pengukuhan kampung wisata literasi oleh Disparbud Kota Bandung.
K-LIK akan menjadi solusi dan antisipasi berbagai masalah di masyarakat, baik masalah pegelolaan informasi, masalah lingkungan dan masalah kemampuan menjadi tangguh dimasa sulit sehingga apabila semua tahapan K-LIK terwujud, ketahanan pangan, kesejahteraan, kesehatan yang baik dan kemampuan mengelola informasi yang akan menjadi modal untuk kesigapan menghadapi berbagai tantangan akan terwujud juga. Membaca akan menjadi bagian dari kebutuhan dalam kehidupan sehari-hari. ( Penulis Ketua Komunitas Infinity dan Ketua Bidang Litbang Pokja Literasi Kota Bandung)





