Opini

Thrifting Saja?

411views

Kolom Mahasiswa

Oleh Nadiatul Fajriah

SERING kali kita bingung mencari pakaian yang tepat dan sesuai dengan keinginan kita.

Apakah harus membeli baru atau thrifting saja? Jika beli baru, kita bisa membelinya lewat online atau secara langsung ke toko.

Jika thrifting, tentu kita melihat langsung dan memilih pakaian yang sesuai dengan kita, namun harga tentu lebih murah.

Thrift diidentikkan dengan produk bekas atau second, termasuk yang asalnya dari luar negeri.

Toko yang menjual barang thrift ini disebut thrift store. Biasanya barang-barang tersebut dijual dengan harga lebih luar biasa murah.

Barang-barang yang dijual pun beragam, mulai dari tas, jam tangan, sepatu, pakaian, dan lain sebagainya.

Pada umumnya sebagian orang akan membeli pakaian baru untuk digunakan baik itu baju, kemeja, celana bahkan pakaian dalam.

Namun ternyata tak sedikit pula orang-orang mencari barang-barang thrift.

Berbelanja pakaian baru dan branded di toko atau mall pasti akan sangat merampas kantong, karna harganya yang sangat mahal.

Beberapa keuntungan dari thrifting adalah thrift akan membuat kamu lebih hemat uang.

Umumnya harga pakaian atau produk bekas lainnya dijual dengan harga lebih murah.

Kita juga dapat membantu mengurangi sampah.

Demikian pula dengan menjual barang bekas kita.

Membeli atau menjual barang bekas berarti memperpanjang usia barang tersebut.

Beragam model pakaian yang ditawarkan di thrift store mungkin terlihat ketinggalan zaman dan ini bisa menjadi momen untuk kita bisa berkreasi dalam mix and match outfit yang akan dikenakan karena tetap terlihat stylish.

Menemukan pakaian bekas yang sesuai dengan keinginan kamu layaknya menemukan “harta karun”. Saat menemukan pakaian yang unik dan langka, kamu akan merasa sangat beruntung. Tak jarang kamu akan menemukan barang original bekas yang tampak masih baru. Misalnya baju bermerek yang vintage. Itulah beberapa keuntungan yang kamu dapatkan dari thrifting.

Jika kamu belum pernah thrifting sebelumnya, kamu harus sabar dan teliti dalam memilih-milih pakaian.

Pastikan tidak ada kerusakan yang berlebihan pada pakaian yang akan dibeli. Pastikan juga kamu sudah mengetahui jenis pakaian yang akan dibeli.

Dengan begitu, akan memudahkan kamu saat berkeliling mencarinya. Setelah membelinya, segera cuci dan bersihkan pakaian tersebut untuk mencegah terjadinya iritasi kulit akibat terinfeksi kuman, bakteri, atau jamur. ***

*) Nadiatul Fajriah, mahasiswi Ilmu Komunikasi FISIP Universitas Pasundan, peminat fashion, tinggal di Bandung.

Leave a Response