Ajaib Masjid di Garut Dibangun Hanya Selama 99 Jam
Sebelum dibangun, masjid tersebut bernana Masjid Al Barokah III yang kemudian penamaan III diubah menjadi 99. Selain merujuk pada jumlah waktu proses pembangunan, nama tersebut juga merujuk pada Asmaul Husna.
Garut, BANDUNGPOS.ID: Ketika sebuang masjid dibangun atau bangunan lain, biasanya dibutuhkan proses yang cukup lama, karena diperlukan gambar dan persiapan yang lain. Namun, berbeda degan kisah membangun Masjid Al Barokah 99 Garut. Masjid yang terletak di Kampung Tipar, Desa Sukamaju, Kecamatan Telegong, Kabupaten Garut, ini dibangun hanya dalam waktu 99 jam. Proses pembangunan yang super cepat ini juga mampu memecahkan rekor MURI untuk kategori Pembangunan Masjid Tercepat. Masjid yang dibangun pada Oktober 2022 ini mengusung konsep industrialis modern. Sebelumnya, kondisi Masjid Al Barokah 99 sudah tua dan tidak layak pakai.
Sebelum dibangun, masjid tersebut bernana Masjid Al Barokah III yang kemudian penamaan III diubah menjadi 99. Selain merujuk pada jumlah waktu proses pembangunan, nama tersebut juga merujuk pada Asmaul Husna.
Meski berada di pelosok Garut dengan kontur di atas bukit, hal tersebut tak menyurutkan antusiasme warga untuk bergotong royong membangun masjid. Proses pengerjaan pun terus dilakukan hingga malam hari. Cuaca hujan juga tidak melemahkan semangat para pekerja. Hingga pada hari keempat dengan sisa waktu kurang dari 13 menit, bangunan Masjid Al Barokah 99 pun dinyatakan selesai.
Direktur Masjid Nusantara, Pras Purworo mengatakan, sebenarnya pengerjaan Masjid Al Barokah 99 Garut selama 99 jam merupakan pilot project masjid di daerah bencana. Oleh karena itu, wilayah masjid ini merupakan daerah terpencil yang sangat jauh dari keramaian.
Selain membangun masjid di pelosok-pelosok, pihaknya juga mendukung pembangunan masjid di daerah bencana. Hingga kini, Masjid Nusantara telah membangun ratusan masjid di seluruh pelosok Indonesia. Baru-baru ini, mereka juga membangun Masjid Jabal Nur di Dusun Marende, Desa Kaleok, Kecamatan Binuang, Kabupaten Polewali Mandar, Sulawesi Barat.**(rm/bp)





