Tiga Kecamatan di Garut Diserbu Banjir Bandang
Hujan deras yang terjadi menyebabkan beberapa rumah warga terdampak, infrastruktur juga ada yang rusak, jumlahnya masih didata petugas di lapangan," kata Budi. Budi menuturkan hujan deras yang mengguyur wilayah Garut pada lima hari ke belakang menyebabkan aliran air dari drainase meluap menyebabkan banjir menggenangi badan jalan dan pemukiman rumah warga di Kecamatan Cikajang, Bayongbong, dan Banyuresmi.
Garut,BANDUNGPOS.ID: Hujan deras yang terjadi menyebabkan beberapa rumah warga terdampak, infrastruktur juga ada yang rusak, jumlahnya masih didata petugas di lapangan,” kata Budi. Budi menuturkan hujan deras yang mengguyur wilayah Garut pada lima hari ke belakang menyebabkan aliran air dari drainase meluap menyebabkan banjir menggenangi badan jalan dan pemukiman rumah warga di Kecamatan Cikajang, Bayongbong, dan Banyuresmi.
Kerusakan rumah dilaporkan terjadi di Kecamatan Bayongbong dan Banyuresmi. Kerusakan itu akibat kondisi bangunannya sudah lapuk sehingga mudah rusak saat diterjang banjir yang menggenangi daerah itu. “Rumah yang rusak itu karena kondisinya sudah tua, sudah lapuk, jadi mudah rusak,” kata Satria.
Ia menyampaikan BPBD Garut saat ini masih terus mendata berapa rumah warga yang terdampak banjir bandang itu, terutama yang rusak, untuk selanjutnya diusulkan mendapatkan bantuan perbaikan rumah dari Dinas Perumahan dan Permukiman (Perkim) Kabupaten Garut. Jenis bantuan untuk rumah warga yang terdampak banjir, kata dia, bisa berupa material bangunan rumah sesuai dengan kebutuhan warga agar rumahnya bisa kembali diperbaiki dan ditempati lagi dengan aman.
“Untuk rumah warga yang terdampak sudah dibersihkan secara mandiri, untuk rumah yang rusak kita coba komunikasikan dengan Dinas Perkim untuk mengusulkan permohonan bantuan bahan bangunan,” katanya.
Satria Budi menyampaikan bencana banjir tersebut karena adanya penyumbatan pada saluran air seperti drainase, ada juga badan jalan yang tidak memiliki drainase, atau sudah tidak berfungsi akibatnya air hujan mengalir ke jalan. “Hujan deras yang terjadi kemarin menyebabkan beberapa rumah warga terdampak, infrastruktur juga ada yang rusak, jumlahnya masih didata petugas di lapangan,” kata Budi.
Jenis bantuan untuk rumah warga yang terdampak banjir, kata dia, bisa berupa material bangunan rumah sesuai dengan kebutuhan warga agar rumahnya bisa kembali diperbaiki dan ditempati lagi dengan aman.
“Untuk rumah warga yang terdampak sudah dibersihkan secara mandiri, untuk rumah yang rusak kita coba komunikasikan dengan Dinas Perkim untuk mengusulkan permohonan bantuan bahan bangunan,” katanya.**( rm/bp)
.





