Oleh : Abah Dedesoerya.
PEMBELAJARAN– merupakan suatu proses interaksi antara guru dengan siswa, siswa dengan siswa, serta interaksi siswa dengan lingkungan sekitar. Bagaimana supaya proses pembelajaran dapat berjalan dengan baik dan lancar? Kuncinya ada pada Guru. Guru adalah sebagai kreator serta motor penggerak untuk membangkitkan semangat serta motivasi siswa untuk terus mau belajar.
Pembelajaran bukan saja sekadar proses men-transfer ilmu kepada siswa, akan tetapi ada hal yang sangat urgen yang harus diperhatikan yakni bagaimana perasaan atau suasana di kelas yang harus dibangun sehingga dalam proses pembelajaran itu menjadi menyenangkan dan bermakna, terutama bagi siswa yang ada di kelas, dengan kata lain kelas itu menjadi taman bagi mereka.
Sebagaimana kita ketahui sebagai manusia ciptaan Allah SWT siswa lahir dengan keunikannya masing-masing, baik dari segi kemampuan akademis, sosial, emosi serta karakternya. Hal Ini merupakan tantangan bagi kita sebagai guru untuk mengakomodir kebutuhan dasar pendidikannya, siswa itu bukan saja hadir di kelas akan tetapi, siswa harus berkembang baik minat, bakat dan kecerdasannya masing-masing, dan yang lebih penting lagi kita harus dapat memberikan kesenangan dan kebahagiaan pada saat serta pasca belajarnya, sehingga berkesan belajar itu mejadikan sebuah kebutuhan
Komponen penting dalam kegiatan proses pembelajaran berupa respon dari person, atau orang yaitu guru dan siswa, guru memiliki peranan yang cukup strategis dan penting dalam aktivitas pembelajaran. Guru menjadi creator dan motor penggerak dalam dinamika pembelajaran siswa, jika gurunya menyenangkan, aktif dan kreatif, maka siswanya pun akan bersemangat dalam belajar dan senang menerima materi pembelajaran yang diberikan oleh gurunya. Sebaliknya jika guru sebagai motor penggeraknya lemah, tidak menyenangkan, tak berdaya (tidak inovatif dan kreatif) maka siswapun akan terkena dampaknya ; menjadi lemah, kurang gairah dan tentusaja anak anak tidak akan menyenangi pembelajarannya, pada akhirnya akan hilang motivasi belajarnya.
Selain guru person yang lain dalam proses pembelajaran adalah siswa. Stimulus positif yang diberikan kepada siswa akan membantu mereka menjadi semangat dan membangkitkan gairah dalam belajar. Jadi hubungan antara guru dengan siswanya harus bersifat mutualisme, atau dengan kata lain saling menguntungkan, saling menguatkan dan saling menguatkan energy positif serta motivasi untuk belajar. Jika kedua komponen person ini terjalin ikatan bathin yang kuat dan terbentuk hubungan emosional yang erat di dalam pembelajaran, tentu saja akan berdampak positif terhadap tujuan pembelajaran mudah tercapai secara efektif dan efisien, singga siswa akan kenyang mendapatkan ilmunya.
Bagaimana pembelajaran akan tercapai secara efektif dan efisien ? tentu saja kuncinya ada pada guru dengan menerapkan pembelajaran yang sifatnya menyenangkan serta bermakna bagi siswa. Menyenangkan artinya proses pembelajaran yang memberikan kebahagiaan lahir batin baik bagi siswa ataupun guru. Sedangkan pembelajaran yang bermakna, jika pembelajaran dapat mengembangkan potensi diri siswa baik sisi akademis, psikologi, sosial dan juga spiritualnya, sebagaimana yang dicanangkan oleh pemerintah melalui Kemdikbudristek, bahwa gool nya pendidikan adalah Penguatan Profil Pelajar Pancasila, tentu saja siswa tidak cukup menjadi siswa yang cerdas, akan tetapi harus dibarengi dengan karakter yang hebat serta unggul yaitu karakter Pancasila.
Jadi mengajar yang menyenangkan dan bermakna bagi guru adalah penting sebab dapat memberikan kesenangan dan makna yang positif bagi siswa, akan meningkatkan gairah belajar, membentuk karakter yang positif. Hal ini akan berdampak bahwa pembelajaran yang menyenangkan dan bermakna bagi siswa akan menumbuhkan kreatifitas yang tinggi, mengembangkan kecerdasan inter serta intra personal.
Guru adalah ruh dalam menciptakan peradaban dunia, maka guru dalam menyampaikan pembelajaran kepada siswa harus menyenangkan dan guru harus dapat menciptakan lingkungan kelasnya sebagai taman bagi siswanya.**Penulis : Abah Dede Soerya, Guru SDN 166 Ciateul, Kota Bandung





