Agama

Camat Margahayu Membuka Shoft Launchingl Gerakan Indonesia Bersanad (GIS)

201views

 

KAB. ABNDUNG, BANDUNGPOS ID.
Al-qur’an sebagai pedoman hidup setiap muslim seyogianya senantiasa kita dibaca, dipelajari, dipahami maknanya dan dijadikan dasar dalam kehidupan sehari-hari

Bupati Bamdung DR. H. M. Dadang Supriatana dalam hal ini diwakili Camat Margahayu Drs. Asep Suryadi membuka Shoft Launching Gerakan Indonesia Bersanad ((GIS), yang berlangsung di Masjid Baiturrahman Komplek Taman Kopo Indah, Desa Margahayu Tengah, Kecamatan Margahayu, Kabupaten Bandung, Minggu (9/07).

Agus mengapresiasi dengan adanya dengan Gerakkan Belajar Al-qur’an Bersandar dan Bersetandar Gerakan Indonesia Bersanad ini, tuturnya.

“Gerakan ini sesuai degan misi Kabupaten Bandung yang ke empat yaitu mengoftimalkan tata kelola pemerintahan melalui birokrasi yang proposional, dan tata kehidupan masyarakat yang berlandasan nilai-nilai keagamaan”, beber Agus.

Asep juga menyampaikan, Pemkab Bandung telah memberi insentif guru ngaji yang telah tercantum dalam peraturan Bupati (Perbup) Kabupaten Bandung No.51 Tahun 2021 tentang pedoman Pemberian insentif Bagi Guru Ngaji.

“Program ini digulirkan untuk meningkatkan kesejahtraan guru ngaji yang ada di Kabupaten Bandung. Program ini merupakan program unggulan Pemkab Bandung, dimana guru ngaji diberi insentif dan BPJS kesehatan” ucap Asep

Sementara Ketua GIS Gustiar Abdullah, S.Pd menyampaikan, gerakan ini adalah sebagai upaya untuk menanggulangi muslim di Indonesia 75% yang masih buta aksara membaca al-qur’an. GIS menghadirkan metode pembelajaran bersanad serta pembinaan bagi pelajar al-qur’an bersanad, tuturnya.

Indonesia yang muslim mayoritas penduduk muslim tentunya memiliki banyak kemudahan untuk dapat kemudahan untuk dapat mempelajari al-qur’an dan mengajarkanya.

Semoga gerakan ini bisa memotifasi setiap pengajar al-qur’an di seluruh Indonesia untuk bergerak bersama mensetandarkan bacaan al-qur’an dan mensanadkan bacaan al-qur’an sampai kepada Rosulullah Shalallahu Alaihi Wassalam. Sehingga kita bisa berantas buta huruf al-qur’an secara menyeluruh di Indonesia. (Id/BNN)

Leave a Response